logo


Sodik Mudjahid: Jangan Terpikir untuk Membuat UU Legalitas LGBT

Sodik menyikapi adanya penggebrekan pesta gay yang dilakukan oleh Polres Jakarta pada minggu malam (21/5)

22 Mei 2017 15:04 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Sodik Mudjahid.
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Sodik Mudjahid. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Sodik Mudjahid mengatakan bahwa kultur dan sejarah bangsa Indonesia adalah Pancasila khususnya Sila Ketuhanan Yang Maha Esa dan Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab, oleh karena itu kultur budaya Indonesia sangat berbeda dengan kultur-kultur dan sejarah bangsa barat. 

Demikian disampaikan Sodik saat menyikapi adanya penggebrekan pesta gay yang dilakukan oleh Polres Jakarta pada minggu malam (21/5). 

"Kita harus ketat dan konsisten menjaga jati diri Indonesia tersebut sebagaimana diamanatkan oleh para pendiri bangsa khususnya Bung Karno tentang Kepribadian Indonesia," ujarnya di Jakarta, Senin (22/5). 


Pemilik Tempat Pelaksanaan Pesta Homo Telah Diamankan

Menurutnya apabila pemerintah lengah terkait persoalan ini, apalagi dengan sengaja membuka pintu formal dengan legalitas, maka jati diri bangsa Indonesia yang berakar pada Pancasila akan hancur.

"Karena itu jangan pernah terpikir untuk membuat UU Legalitas LGBT bahkan sebaliknya kita harus mencegah dengan keras dan menghukum dengan maksimum para pelanggar hukum tersebut," tambahnya.

Kemudian, aparat keamanan atau penegak hukum diminta untuk waspada,cermat, cepat dan tegas menindak persoalan-persoalan ini.

"Seluruh masyarakat khususnya orang tua, guru, tokoh agama dan para pemimpin lainnya untuk secara solid bersama-sama mencegah budaya ini," tutupnya.

Gym Esek-esek Kaum Homo yang Digerebek Polisi Buka dari Pagi Hingga Dini Hari

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata