logo


Putri Amien Rais: Sudahlah Berhenti Saja Pak, Jadi Orang Selalu Gagal

Putri kedua mantan Ketua MPR Amien Rais, Hanum Salsabiela Rais mengungkapkan bahwa dirinya sempat meminta ayahnya untuk berhenti dalam kegiatan politik.

22 Mei 2017 06:30 WIB

Amien Rais.
Amien Rais. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Putri kedua mantan Ketua MPR Amien Rais, Hanum Salsabiela Rais mengungkapkan bahwa dirinya sempat meminta ayahnya untuk berhenti dalam kegiatan politik. Hanum menilai Amien Rais selalu gagal dalam peta perpolitikan tanah air.

"Sudahlah berhenti saja, jadi orang selalu gagal. Dulu saya katakan seperti itu," kata Hanum di Jakarta, Sabtu malam (20/5).

Luhut: Kalau Jokowi Dibilang Nggak Islam, Saya Kadang Bingung Juga


Amien Rais Berharap KPK Usut Tuntas Kasus BLBI

Hanum menjelaskan, perkataannya itu sudah diucapkan sejak lama, salah satu alasannya juga karena Amien Rais ditargetkan oleh rezim orde baru.

Ini Penjelasan Luhut Soal Hubungan Jokowi-Jusuf Kalla Usai Pilkada DKI

Bahkan pernah suatu ketika, pada tahun 1998 lalu, rumah orang tua Amien Rais dibakar oleh sekelompok massa yang tak terima Megawati kalah melawan Gus Dur pada pemilihan Presiden.

Isu Panas Renggangnya Hubungan Jokowi-JK, Luhut: Pak Jokowi Pinter 'ngemong' yang Lebih Tua

"Bapak dianggap jadi orang yang paling bertanggung jawab karena Megawati tak terpilih di Pilpres 1999. Rasanya nyesek di dada," kata Hanum.

Ajudan Pribadi Bilang Malam Ini Raisa dan Hamish Tidak Tunangan, Tapi...

Polisi Tunggu Visa Rizieq Habis, Pengacara Ucapkan Terima Kasih

Meski begitu, Amien Rais tak mau berhenti dari dunia politik hingga kini. Dan saat ini, Hanum baru mengerti bahwa keputusan ayahnya terus berjuang adalah karena Amien Rais tak kenal putus asa.

Jokowi Tak Hadir di Rakernas PDIP, Ini Penjelasan Hasto

Pesta Homo, 144 Pria Telanjang Digerebek Polisi

"Bapak bilang, Nung lihat bapak gagal ini, gagal itu, tapi Nung perjuangan itu tak ada akhirnya," jelas Hanum.

Pesan Amien Rais untuk Jokowi: Dana Haji Jangan Diserobot untuk Pembangunan

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan