logo


Isu Panas Renggangnya Hubungan Jokowi-JK, Luhut: Pak Jokowi Pinter 'ngemong' yang Lebih Tua

Luhut Panjaitan sebut hubungan Jokowi-JK baik-baik saja.

21 Mei 2017 21:04 WIB

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Biro Pers Setpres

BALIKPAPAN, JITUNEWS.COM- Gejolak dinamika politik pasca kontestasi Pilkada DKI Jakarta 2017 yang lalu, nyatanya masih menyisakan isu-isu panas. Salah satunya adalah hubungan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang renggang.

Kabar renggangnya hubungan tersebut lantaran JK mengusulkan nama Anies Baswedan sebagai calon Gubernur yang diusung oleh partai Gerindra yang diketuai oleh Prabowo Subiyanto.

Polisi Tunggu Visa Rizieq Habis, Pengacara Ucapkan Terima Kasih


Luhut: Kalau Jokowi Dibilang Nggak Islam, Saya Kadang Bingung Juga

Kendati demikian, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan jika hubungan antara Jokowi dan JK hingga saat ini baik-baik saja. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri acara Rapimnas Partai Golkar di Balikpapan, Minggu (20/5).

Pesta Homo, 144 Pria Telanjang Digerebek Polisi

"Hubungan Pak Jokowi dan Pak JK baik-baik saja," ujarnya.

Ini Penjelasan Luhut Soal Hubungan Jokowi-Jusuf Kalla Usai Pilkada DKI

Dia memaparkan jika sosok mantan Walikota Solo itu bisa merangkul siapa saja termasuk Wapres JK. Selain itu, Ia menilai jika Jokowi merupakan sosok orang Jawa yang pintar.

Luhut: Kalau Jokowi Dibilang Nggak Islam, Saya Kadang Bingung Juga

"Pak Jokowi sebagai orang Jawa pinter. Pinter ngemong yang lebih tua," ucapnya.

Jokowi Tak Hadir di Rakernas PDIP, Ini Penjelasan Hasto

Ini Isi Surat Lengkap Ahok dari Balik Jeruji Besi

Sementara itu, dalam Rapimnas Partai Golkar, mereka konsisten akan mengusung Joko Widodo dalam Pilpres tahun 2019 mendatang. Luhut, lebih lanjut mengatakan jika Golkar mempunyai peran yang cukup sentral.

Putri Amien Rais: Sudahlah Berhenti Saja Pak, Jadi Orang Selalu Gagal

"Golkar punya peran sentral," pungkasnya.

Pesan Amien Rais untuk Jokowi: Dana Haji Jangan Diserobot untuk Pembangunan

Halaman: 
Penulis : Ratna Wilandari
 
×
×