logo


Kalau Rizieq ke PBB, Paling Diterima Satpam atau Resepsionis

Ketua Setara Institute Hendardi pun menilai langkah Rizieq tersebut tidak akan berhasil karena PBB tidak akan menggubris aduan Rizieq Shihab.

21 Mei 2017 05:00 WIB

Ketua Setara Institute Hendardi.
Ketua Setara Institute Hendardi. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pihak dari Habib Rizieq Shihab berencana mengadu ke Mahkamah Internasional lantaran merasa dikriminalisasi dalam kasus dugaan chat mesum dengan Firza Husein.

Ketua Setara Institute Hendardi pun menilai langkah Rizieq tersebut tidak akan berhasil karena PBB tidak akan menggubris aduan Rizieq Shihab.

"Andai mereka sampai di PBB atau mahkamah internasional bisa saja diterima sampai tingkat security (satpam) atau reception (penerima tamu, red), tercatat sebagai tamu kunjungan biasa atau turis," kata Hendardi di Jakarta, Sabtu (20/5).


Ini Kata Mahfud MD Soal Kasus Balada Cinta Rizieq

Hendardi menjelaskan, Mahkamah Internasional PBB baru akan bergerak bila kasus hukum di negara asal sudah selesai. Sedangkan proses hukum kasus Rizieq dan Firza baru lah mulai.

"PBB menegaskan bahwa mekanisme internasional adalah the last resort atau upaya terakhir," imbuh Hendardi.

Hendardi pun menegaskan, apa yang dilakukan oleh Habib Rizieq dan pengacaranya itu sia-sia saja. Oleh sebabnya ia meminta Imam Besar FPI itu untuk menghadapi proses hukum di Indonesia.

Mahfud MD: Harusnya Habib Rizieq Pulang

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan