logo


Polisi Tak Bisa Langsung Jemput Paksa Habib Rizieq karena Hal Ini

Eksekusi penjemputan tersebut tidak bisa serta-merta atau sembarangan dilakukan.

19 Mei 2017 15:40 WIB

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, tak kunjung menampakkan diri di Tanah Air. Penyidik Polda Metro Jaya sendiri sudah berniat akan menjemput paksa Habib Rizieq. Akan tetapi, eksekusi penjemputan tersebut tidak bisa serta-merta atau sembarangan dilakukan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono, mengatakan pihaknya harus mematuhi prosedur dan tata cara yang ada untuk membawa pulang Habib Rizieq yang kini sedang berada di luar negeri.

"Begini, peraturan antara negara satu dan lainnya kan berbeda. Tentu tidak mungkin polisi datang ujug-ujug (tiba-tiba) langsung tangkap dia (Habib Rizieq). Kita harus menghormati (aturan yang ada)," kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (19/5/2017).


Teruntuk Habib Rizieq, Kalau Benar Tidak Usah Takut

Argo pun masih mengharapkan kesediaan Habib Rizieq untuk kembali ke Indonesia berdasarkan niatnya sendiri, sehingga aksi penjemputan paksa tidak perlu dilaksanakan.

"Kami tentunya berharap (Habib Rizieq) pulang ke Indonesia," ujar Argo lagi.

Terkait niat kepolisian untuk meminta bantuan internasional dalam memulangkan Habib Rizieq, Argo hanya meminta seluruh pihak bersabar dan menunggu perkembangan selanjutnya.

 

Rizieq Tak Indahkan Panggilan Polisi, Zainal FPI: Saya Gak Bisa Komentar

Halaman: 
Penulis : Nugrahenny Putri Untari