logo


Syarief Hasan: Laporan Antasari Azhar Palsu

Laporan yang dibuat mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar tidak bisa dilanjutkan ke ranah penyidikan

19 Mei 2017 12:53 WIB

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Syarief Hasan.
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Syarief Hasan. Jitunews/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Herry Rudolf Nahak menyebut laporan yang dibuat mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar tidak bisa dilanjutkan ke ranah penyidikan. Hal ini dikarenakan ada sejumlah alasan yang menyebabkan laporan yang dibuat pada 18 Februari 2017 itu tidak bisa naik ke penyidikan.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan menilai laporan yang dibuat oleh Antasari Azhar adalah laporan yang menyesatkan.

"Kalau memang itu dihentikan, berarti laporan itu palsu dan sangat menyesatkan," ujarnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (19/5).


Fahri Hamzah Minta Majelis Syuro PKS untuk Selamatkan Partai dari Segelintir Orang Bermasalah

Anggota DPR RI ini mengatakan Bareskrim harus memberikan sanksi kepada Antsari Azhar karena telah memberikan laporan palsu kepada penegak hukum.

"Sebaiknya Bareskrim juga memiliki sikap bahwa ada warga negara memberikan laporan palsu, laporan yang tidak benar, harus ada tindak lanjutnya juga dan harus ada sanksinya. Sehingga jangan tiap warga negara berikan laporan yang tidak benar ke penegak hukum," tuturnya.

Fahri Hamzah Sayangkan Sikap PKS Tolak Hak Angket KPK

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata