logo


DPR: Mabes TNI Harus Pastikan Tingkat Safety Peralatan Tempur

Abdul Kharis Almasyhari mengungkapkan bahwa dirinya saat berduka atas gugurnya para prajurit TNI dalam insiden ledakan tersebut dan insiden meledaknya meriam buatan China di Natuna

18 Mei 2017 15:54 WIB

Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari.
Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari. mpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari, mengungkapkan bahwa dirinya saat ini berduka atas gugurnya para prajurit TNI dalam insiden meledaknya meriam buatan China di Natuna, Kepulauan Riau.

"Ini tentu tidak diharapkan kita semua. Saya berharap Mabes TNI dapat segera menangani para prajurit yang terluka," ujarnya di Jakarta, Kamis (18/5).

Dalam hal ini, Kharis mengatakan Mabes TNI juga harus memastikan tingkat safety peralatan tempur yang akan digunakan TNI, mengingat pemeliharaan dan perawatan (harwat) alutsista selama ini memang agak terabaikan.


10 Prajurit TNI yang Tewas di PPRC Berasal dari Satuan Kostrad

Menurutnya, hal tersebut perlu dilakukan oleh Mabes TNI, terlebih wilayah Natuna memang menjadi prioritas dan strategis dalam perspektif pertahanan negara, tentu alutsista yang disiagakan harus dalam kondisi prima dan siap tempur saat krisis terus meningkat di Laut China Selatan.

"Dalam kasus meledaknya meriam buatan China tersebut, TNI perlu menjelaskan dan mengusut faktor penyebabnya, apakah karena faktor harwat atau kondisi meriam saat dibeli memang sebenarnya tidak layak," tutupnya.

Viva Yoga: Pemerintah Harus Menjamin Pasokan Pangan Cukup Selama Bulan Ramadhan

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata