logo


Sempat Menolak, Akhirnya Gerindra Kirim Anggota dalam Pembentukan Pansus Hak Angket KPK

Politisi Gerindra, Muhammad Syafi'i mengatakan jika pihaknya mengirimkan anggota dalam pembentukan pansus adalah merupakan bukti bahwa Gerindra taat hukum.

18 Mei 2017 13:59 WIB

Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Syafi’i.
Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Syafi’i. Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Partai Gerindra memutuskan untuk mengirimkan anggotanya dalam pembentukan Panitia Khusus (Pansus) hak angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meski sebelumnya partai besutan Probowo Subianto itu sempat menolak adanya hak angket tersebut.

Politisi Partai Gerindra, Muhammad Syafi'i mengatakan bahwa pihaknya akhirnya mengirimkan anggota adalah bentuk bahwa partai Gerindra adalah partai yang taat kepada hukum.

"Kita mengirim perwakilan kok, jadi begini, ketika hak angket sudah disahkan, kami tunjukan sikap kami bahwa Gerindra tidak pernah melawan hukum," ujarnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (18/5).


DPD Ikut Soraki DPR Terkait Hak Angket KPK

Selain itu, Partai Gerindra menurutnya juga sebagai partai yang sangat menghormati keputusan yang telah ditetapkan oleh sidang Paripurna DPR RI.

"Keputusan paripurna adalah keputusan hukum. Maka kami patut mengirimkan utusan dan Insya Allah salah satunya, saya yang masuk ke dalam pansus hak angket," tutupnya.

Diketahui sebelumnya Fraksi Gerindra DPR mengungkapkan alasan penolakan hak angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Juru Bicara Gerindra Sodik Mudjahid mengatakan hak angket untuk melakukan penyelidikan terhadap pelaksanaan suatu UU atau kebijakan pemerintah berkaitan dengan hal penting yang diduga bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

Fahri Hamzah Ngetweet Soal Hak Angket KPK, Warganet : Situ Takut KPK

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Ratna Wilandari