logo


Beredar Petisi Desak Jokowi Hapus Pasal Penodaan Agama

Petisi tersebut sudah didukung oleh 9.990 ribu orang.

17 Mei 2017 16:03 WIB

Petisi hapus pasal penodaan agama di laman Change.org.
Petisi hapus pasal penodaan agama di laman Change.org. Change.org

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Pasca Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mendapatkan hukuman pidana dua tahun penjara terkait kasus penodaan agama, kini muncul petisi yang meminta Presiden Jokowi untuk menghapus pasal 156a KUHP tentang penodaan agama.

Sebuah petisi yang meminta penghapusan pasal penodaan agama itu ada di situs Change.org sejak tanggal 10 Mei 2017. Artinya, petisi tersebut muncul sehari setelah Ahok divonis dengan hukuman dua tahun penjara.

Menurut penggagas petisi tersebut, yang diketahui bernama Gita Putri Damayanti, pasal penodaan agama digunakan untuk menghakimi keyakinan dan gagasan seseorang.


Petisi 'Cabut Penetapan Ahok Sebagai Tersangka' Mencuat di Dunia Maya

"Vonis untuk Ahok adalah salah satu dari sekian banyak contoh, termasuk kasus Arswendo Atmowiloto, Gafatar, Lia Eden dan H.B Jassin yang menunjukkan bahwa pasal 156a KUHP digunakan untuk menghakimi keyakinan dan gagasan seseorang. Bahwa perbedaan adalah sesuatu yang salah," tulisnya.

Sementara itu, petisi tersebut menuntut dua hal sebagai berikut:

1. Presiden Joko Widodo melalui Menkumham, Yasona  Laoly, mencabut pasal 156a dari revisi KUHP yang sedang berjalan, dan

2. Presiden Joko Widodo melalui Menkumham, Yasona  Laoly menolak melanjutkan pembahasan selama pasal 156a tidak dicabut dari usulan revisi KUHP

Dari pantauan Jitunews.com, hingga berita ini diturunkan, petisi tersebut mendapat dukungan sebanyak 9.990 pendukung.

Jelang Vonis, Petisi ‘Ahok Tak Menista Agama’ Menyeruak, Lebih dari 20 Ribu Orang Dukung

Halaman: 
Penulis : Ratna Wilandari
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex