logo


Sidak Ke Merunda, Mentan dan Wakapolri Grebek Penimbun Bawang Putih

Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Syafruddin beserta jajaran dalam sidak di gudang Merunda menemukan bawang putih yang sengaja ditimbun.

17 Mei 2017 13:44 WIB

Menteri Pertanian Amran Sulaiman bersama Wakapolri Syafruddin dan Kapolda Metro Jaya Mochamad Iriawan beserta jajaran saat sidak di gudang Merunda.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman bersama Wakapolri Syafruddin dan Kapolda Metro Jaya Mochamad Iriawan beserta jajaran saat sidak di gudang Merunda. Jitunews/Siprianus Jewarut

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Syafruddin beserta jajaran dalam sidak di gudang Merunda menemukan bawang putih yang sengaja ditimbun.

"Hari ini kami temukan 182 ton bawang putih yang sengaja ditimbun oleh importir, minggu lalu dalam sidak ke pasar kami masih temukan harga bawang putih 45.000/kg, padahal sebelumnya dalam pertemuan dengan 42 importir di kantor Kementerian Perdagangan, sudah kami sampaikan agar tidak ada penimbunan, dan harga jual dibawah 38.000/Kg. Untuk itu hari bersama tim satgas pangan bergerak cepat kembali kelapangan" demikian kata Mentan Amran Sulaiman, Rabu (17/5).

Terkait ditemukannya importir penimbun pangan, Amran menambahkan "Saya tadi subuh sudah berkoordinasi dengan Menteri Perdagangan, importir penimbun ini, izin akan dicabut, dan rekomendasi dari Kementerian Pertanian tidak akan kami berikan, dan hari ini masuk ke Pasar Induk. Kramat Jati sebanyak 2 kontainer setara 29 ton, harga bawang putih ini akan dijual dengan harga 25.000/ kg, tidak ada lagi alasan harga pangan pokok naik dan bergejolak, beras ada 2.2 juta ton, cabai ditingkat petani 11.000 - 12.000/ kg, begitu pun bawang putih, minyak goreng kami stok ada 1.2 juta liter," tegas Amran.


Jaga Sabilisasi Harga, Djarot Kusumayakti: Bulog Tetap Akan Bekerjasama dengan Pedagang

Sementara itu Wakapolri Syafruddin ketika diminta pendapat menyatakan,"gejolak harga di pasar akibat yang melakukan adalah kartel pangan, untuk itu akan kita antisipasi dan kita tangani tidak hanya bawang putih, semua unsur menyangkut pangan akan kita bentuk satgas dan menjelang Ramadhan ini, satgas pangan akan kami tingkatkan dua kali lipat.

Untuk meredam gejolak harga bawang putih, jelang Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, Amran menambahkan penambahan stok bawang putih.

"Setiap hari akan ada 2 kontainer yang akan masuk hingga Ramadhan akan ada 9.000 ton bawang putih," katanya.

Bulog Bakal Tindak Tegas Pedagang yang Jual Bawang Putih Melebihi Rp 38.000/Kg

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Aurora Denata