logo


PLN Akan Bangun Pembangkit Listrik Mini di 1.364 Desa

Menurut Direktur Perencanaan PLN Nicke Widyawati, dalam surveinya menjelaskan bahwa saat ini ada 1.364 desa yang akan dialiri listrik dengan pembangkit mini tersebut.

16 Mei 2017 22:29 WIB

Ilustrasi pembangkit listrik.
Ilustrasi pembangkit listrik. google

JAKARTA, JITUNEWS.COM- PT PLN (Persero) akan membangun kelistrikan permanen di desa-desa yang terisolasi dengan mengalirkan listrik ke pembangkit mini. Proyek ini berbeda dengan proyek Program Indonesia Terang untuk 2.510 desa yang sumber listriknya memakai solar home system.

Menurut Direktur Perencanaan PLN Nicke Widyawati, dalam surveinya menjelaskan bahwa saat ini ada 1.364 desa yang akan dialiri listrik dengan pembangkit mini tersebut. Dan desa yang menjadi survei ini menggunakan metode rooftop tagging.

"Nantinya, temuan PLN ini akan kami sinkronisasikan dengan program Indonesia Terang dari Kementerian ESDM untuk 2.510 desa tersebut. Jadi tidak akan bertabrakan dengan program ESDM. Dan juga implementasi akan dilakukan bersama-sama tapi dengan mekanisme yang berbeda. PLN akan langsung berkoordinasi dengan pemerintah dalam hal implementasi listrik, termasuk dengan penyediaan dana," ujarnya belum lama ini.


Inpex Sepakat Percepat Pengembangan Blok Masela

Dalam hal ini, lanjut Nicke, Kementerian ESDM mayoritas solar home system dan bersifat temporer. sementara untuk PLN ingin konektivitas dengan solusi permanen. Dimana solusi permanen yang ditawarkan PLN adalah dengan membangun sejumlah pembangkit listrik mini untuk memenuhi kebutuhan di suatu wilayah.

"Fokus kami grid extention (perluasan jaringan) dan isolated (sistem pembangkit terpisah) menyebar. Kami bersama sama berbagi tugas. Kita menargetkan, 3 tahun selesai kami koordinasikan dengan ESDM," terangnya.

Sekedar informasi, sejak tahun lalu pemerintah menjadikan program listrik desa sebagai salah satu prioritas. Kementerian ESDM menerbitkan Peraturan Menteri (Permen) ESDM No 38 Tahun 2016 tentang Percepatan Elektrifikasi di Pedesaan Belum Berkembang, Terpencil, Perbatasan, dan Pulau Kecil Berpenduduk Melalui Pelaksanaan Usaha Penyediaan Tenaga Listrik Skala Kecil.

Dan pada tahun 2017 ini, pembangunan listrik desa Papua dan Papua Barat akan membutuhkan investasi sebesar Rp 1,81 triliun. Untuk desa-desa yang berada di Provinsi Maluku dan Maluku Utara akan menyerap anggaran sebesar Rp 721 Miliar.

Chevron Kaji Ulang Proyek Migas di Laut

Halaman: 
Penulis : Garry Talentedo Kesawa, Ratna Wilandari