logo


Waspada! Aksi Sindikat Pembobol Toko Jual Hasil Curian Lewat Facebook Kian Marak

Jelang ramadhan, komplotan pembobol toko sembako dan distro kian marak.

16 Mei 2017 22:23 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. Shutterstock

JAKARTA, JITUNEWS.COM-  Polisi berhasil mengembangkan kasus sekaligus menangkap komplotan sindikat pembobol toko sembako dan pakaian (Distro), pasca melancarkan aksinya di Kampung Petecina, Desa Sukaraja Kecamatan Tambelang, Bekasi.

Komplotan penjahat itu beraksi enam orang, tetapi dua lagi dalam pengejaran. Saat ini tersangka 'WHN' alias 'AL' (32), , 'R' bin B (33) Wan (49) sebagai penadah, 'RF' (19) selaku penadah juga dan 'MW' target DPO, dan 'HEN' target DPO masih diperiksa penyidik.

“Mereka adalah spesialis pembobol toko yang menjual pakaian dan sembako. Ini ada korelasi kuat menjelang Ramadhan dan Lebaran,” ujar Kapolres Metro Kota Bekasi, Kombes Pol Asep Adisaputra, kepada media, Selasa (16/05).


Pencurian Pasir Laut Belum Ditindaklanjuti ? Why ?

Menurut Kapolres, pelaku mencongkel toko distro itu dengan menggunakan besi pengungkit. Selanjutnya, hasil curiannya dijual kepada Wan. Di mana penadah itu lalu menjual lewat media sosial Facebook.

Kombes Asep kembali mengugkapkan bahwa kasus ini terkuak usai pemilik melapor pencurian tersebut terlebih setelah mengetahui barangnya dijual di media sosial.

Bersama Kanit Reskrim Polsek Tambelang Aiptu Hariyono yang melakukan penyelidikan dan pura-pura melakukan transaksi dengan penadah "RF".

RF mengatakan barang didapat dari W dan W dapat dari Al. Kemudian, pada 5 Mei 2017 W ditangkap didapatkan satu kontainer boks berisi kaos diduga milik korban.

Harga yang dijual kaos tersebut sebesar Rp40 ribu dimana normalnya Rp140 ribu per pieces. Kerugian korban mencapai Rp27 juta. Dari hasil penjualan online mencapai Rp8 juta.

Kapolres menambahkan, sindikat ini telah melakukan pembobolan di empat toko. Sebelumnya di wilayah Kranji toko pakaian dan dua kali di kawasan Kerawang toko beras.

Barang bukti yang diamankan yakni besi pengungkit, golok, pedang samurai, gunting, dompet rantai, gembok,obeng, HP, kunci letter T, L, box kontainer warna putih, lima peach baju merk Notice Board.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 363 ayat 3e,4e,5e KUH Pidana dengan ancaman 9 tahun penjara dan penadahnya dikenakan pasal 480 ayat 1e dan ayat 2 e KUH Pidana dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

“Masyarakat seharusnya mewaspadai dan curiga dengan harga jual yang di pasaran lebih rendah atau mencolok,” pungkas Kapolres.

Pertamina EP Asset 2 'Dibayangi-bayangi' Pencurian dan Sabotase

Halaman: 
Penulis : Ferro Maulana, Ratna Wilandari