logo


2015, Sektor Makanan dan Minuman Masih Jadi Andalan

Tak hanya itu saja, investasi galangan kapal pun diprediksi akan mengundang banyak investor.

9 Desember 2014 10:35 WIB

Sektor makanan dan minuman
Sektor makanan dan minuman

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Perindustrian (Kemperin) saat ini tengah menyusun rencana investasi sektor industri 2015, rencana itu menargetkan angka investasi baru senilai Rp 271,1 triliun.

Adapun investasi yang diincar pemerintah dalam rencana tersebut seputar industri agro, mineral, makanan minuman, galangan kapal, kimia, otomotif, investasi produk hilir dan investasi produk substitusi impor.

Sekretaris Jenderal Kemenperin, Ansari Bukhari mengungkapkan, rencana investasi industri mendapatkan dukungan dari proyek pembangkit listrik 35.000 megawatt. "Harusnya target tercapai, karena ada proyek infrastruktur listrik,” ungkap Anshari kepada wartawan, Jakarta.


Arab Saudi Ingin Berinvestasi di Ibu Kota Baru

Menurut Anshari, sektor makanan dan minuman menjadi sektor yang banyak dilirik investor, lalu posisi kedua ditempati oleh pengolahan hasil tambang alias smelter. "Investasi smelter bisa triliunan nilainya," ujarnya.

Tak hanya itu saja, investasi galangan kapal pun diprediksi akan mengundang banyak investor. "Saat ini usulan insentif galangan kapal sedang dibahas, bila sudah selesai pasti bisa mengundang investasi," tutup Anshari.

Mandiri Investasi Optimis Capai Target Rp66 Triliun di 2020

Halaman: 
Penulis : Deni Muhtarudin, Ali Hamid