logo


Hijab Dept Gebrak Pasar e-Commerce Busana Muslim Tanah Air

Hijab Dept e-Commerce ini hadir sebagai upaya mempermudah akses belanja dan meningkatkan intimasi.

15 Mei 2017 20:16 WIB

Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Sebagai salah satu negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi yang cukup besar dalam ranah busana muslim baik pada segmentasi lokal maupun internasional. Maraknya komunitas-komunitas serta influencers hijab di Indonesia juga menjadi salah satu pendorong yang cukup kuat dalam menyokong kelangsungan komoditas modest fashion Tanah Air. 

Atas dasar itulah, tiga wanita cantik, Dian Permata, Indira Putri, dan Anisa Safira akhirnya tertantang mendirikan Hijab Dept, yakni sebuah ruang ritel bagi para entrepreneur muslimah di industri kreatif fesyen yang menghadirkan beragam variasi modest wear dengan berbagai jenis gaya yang dapat memenuhi kebutuhan fesyen serta hijab setiap wanita. 

Setelah eksis dan berkembang selama setahun ini, kini Hijab Dept meluncurkan sebuah portal belanja online. Eksistensi Hijab Dept menjadikan konsep offline to online dan online to offline store. Alasannya, tingginya permintaan pasar yang semakin meningkat sekaligus untuk memenuhi kebutuhan berbusana melalui belanja online.


Pameran Mall to Mall Perkuat Tren Busana Muslim

CEO Hijab Dept, Anisa Safira, mengatakan, Hijab Dept e-Commerce ini hadir sebagai upaya mempermudah akses belanja dan meningkatkan intimasi. 

“Serta interaksi dengan audiens-nya dan menyediakan ruang bagi entrepreneur modest wear untuk meningkatkan awareness brand mereka,” ujar Anisa dalam acara Hijab Festive Week di Mall F(X) Jakarta, belum lama ini.

Soal produk busana yang ditawarkan, Hijab Dept selalu menampilkan koleksi pilihan dengan menghadirkan beragam variasi modest wear dengan berbagai jenis gaya yang dapat memenuhi kebutuhan fesyen serta hijab setiap wanita. 

“Produk-produk pilihan yang tergabung dalam peron yang dihadirkan oleh Hijab Dept merupakan produk hasil yang kreativitas desainer-desainer lokal yang inovatif serta orisinil,” kata Anisa.

Untuk mendapatkan inspirasi gaya dan tren fesyen hijab terbaru, bisa langsung diakses melalui www.hijabdept.com yang telah diluncurkan sejak Sabtu (13/5) kemarin. 

“Diharapkan peluncuran web yang berdesain visual elegan, chic, dan user-friendly ini akan menjadi batu loncatan dalam kelangsungan bisnis dan ekspansi dari Hijab Dept,” ujar Anisa.

Adapun, Trunk Fashion yang turut mempresentasikan tren busana menjelang ramadhan kali ini diikuti beberapa brand yang tergabung di Hijab Dept antara lain, AKA, INDIJ, DUA, KAMILA, NAZMI, RUMAH KAMILA, SOL31L, dan SW.

Pemilik brand AKA, Atika Mianti, merilis koleksi busana muslimah perpaduan ekologi dan kekayaan bumi. Koleksinya mengadopsi warna langit, bumi, dan batuan yang menjadi kesatuan warna teduh. 

“Rentang warna tersebut dimunculkan AKA melalui pembaharuan komposisi bahan dan detail,” ujar Atika Mianti dalam kesempatan yang sama.

Lanjut Atika, AKA selalu konsisten menggunakan material dengan campuran katun, tidak mengurangi detail, dan statement point pada setiap produk busananya.

Dalam koleksi Ramadan ini, AKA memberikan sentuhan siluet klasik, dan tetap membawa ornamen drapery atau pun detil. 

“Kami berusaha untuk ikut serta dalam merayakan keunikan setiap individu wanita dengan cerita yang ada dalam setiap produk yang digunakan,” kata Atika.

Sementara, label INDIJ by Indira Putri merilis koleksi Ramadan bertema ‘Diversity’. Koleksinya terinspirasi dari wanita yang ingin terlihat feminin dan kuat. Koleksinya didominasi dengan warna netral, seperti hitam, putih, abu-abu, dan beige.

Hijab Kimono Ramaikan Japan Fashion Event 2017

Halaman: 
Penulis : Riana