logo


Harga Cabai dan Bawang Meroket, Pedagang: Orang Kecil yang Kena Dampaknya

Harga bawang putih, cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah mengalami kenaikan lebih dari 70 persen.

15 Mei 2017 12:02 WIB

Pedagang sayur di pasar tradisional Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Pedagang sayur di pasar tradisional Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Jitunews/Ferro Maulana

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menjelang bulan suci Ramadan yang akan jatuh pada akhir Mei 2017 mendatang, harga sayur-mayur, khususnya bawang putih, cabai, dan bawang merah, mengalami kenaikan yang sangat tajam.

Kenaikan harga tersebut telah terjadi memasuki awal Mei 2017. Berdasarkan pantauan Jitunews.com di lapangan, sebagian besar pedagang sayur di pasar tradisional Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, mengeluhkan kenaikan harga pangan ini.

Salah satunya, Ibu Susining, penjual sayur, yang mengungkapkan penghasilannya turun drastis akibat kenaikan harga tersebut. Padahal, ia mulai berjualan dari pukul 01.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB.


Pemerintah Akan Gelontorkan Bawang Putih Impor untuk Atasi Lonjakan Harga, Ini Kata Pengamat

"Kalau gini sih orang kecil yang kena dampaknya. Berharapnya, jangan naik terus ya, kasihan orang yang gajinya rendah. Kalau apa-apa mahal gini kashian ya, apalagi orang belanja. Kalau pedagang kan tinggal jual saja," ungkap pedagang sayur asal Ngawi tersebut kepada Jitunews.com, Senin (15/5/2017).

Menurut Susining, pelanggannya yang mayoritas pedagang kecil atau masyarakat kelas ekonomi menengah ke bawah, 'menjerit' atas kenaikan harga bawang dan cabai tersebut.

"Pelanggan pasti ngeluh. Ngomongnya mahal banget. Apalagi orang kecil itu beli Rp5.000 nggak dapat sekarang. Kebanyakan tukang bakso, mi goreng, mi ayam, pecel lele, banyak menggunakan bawang putih," keluh Susining, yang mengambil barang dagangannya dari pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.

Susining kembali menjelaskan, bahwa harga bawang putih, cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah mengalami kenaikan lebih dari 70 persen.

"Bawang putih memang naik ini harga Rp70.000 dan kalau cabai keriting sekarang Rp40.000. Bawang putih biasa yang banci itu sekarang Rp60.000. Kalau cabai naik Rp140.000 hingga Rp150.000. Bawang merah, yang dulu cuma Rp25.000 sekarang sampai Rp40.000," ujarnya.

Yang lebih mengesalkan lagi, ungkap Susining, menjelang bulan puasa, stok bawang dan cabai tersebut ditimbun oleh oknum pedagang besar bersama oknum pejabat, sehingga harganya melonjak tajam.

"Stok bawang putih buat lebaran itu lagi ditimbun buat stok Lebaran. Makanya sekarang mahal," kesal pedagang sayur yang ramah ini.

Jelang Ramadhan, Harga Bahan Pangan di Pasar Senen Sedikit Naik

Halaman: 
Penulis : Ferro Maulana, Nugrahenny Putri Untari