logo


Klarifikasi Penghina Jokowi Sudah Diterima Mendagri

Veronica diharapkan dapat memberikan penjelasan yang lebih lengkap terkait motivasi dan tujuan penyampaian orasi yang menilai rezim Jokowi lebih parah dari SBY.

14 Mei 2017 11:11 WIB

Massa pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang memadati Rutan Cipinang, Selasa (9/5/2017).
Massa pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang memadati Rutan Cipinang, Selasa (9/5/2017). Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Veronica Koman Liau, wanita yang diduga telah mengeluarkan pernyataan yang bersifat menghina Presiden Joko Widodo telah menyampaikan klarifikasinya ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumulo.

"Dia (Veronica) sudah SMS saya, Sudah klarifikasi apa yang dia maksud," kata Mendagri, Minggu (14/5/2017).

Namun, Tjahjo mengakui bahwa isi pesan klarifikasi tersebut belum lengkap. Tjahjo juga tidak membeberkan isi pesan yang dia terima dari Veronica.


Kritik Aksi Pendukung Ahok, MUI: Sudah Melanggar

"Masih belum lengkap," kata Tjahjo.

Dia berharap agar Veronica dapat memberikan penjelasan yang lebih lengkap terkait motivasi dan tujuan penyampaian orasi yang menilai rezim Jokowi lebih parah dari SBY. Sejauh ini, Tjahjo mengaku belum berencana untuk mempolisikan kasus itu.

"Belum sampai ke sana, baru tanya. Apapun ini kan warga negara. Anda boleh kritik saya, saya juga boleh kritik anda. Tapi apabila fitnah, kata-katain, hujat, kan wajar saya tanya, artinya apa sih anda menghujat," kata Tjahjo.

Veronica merupakan salah satu pihak yang ikut berorasi dalam aksi di Rumah Tahanan (Rutan) Cipinang, Jakarta Timur pada Selasa (9/5/2017) lalu. Dalam orasinya, ia menuntut agar Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dibebaskan. Ahok merupakan terpidana kasus Penodaan Agama yang divonis bersalah oleh majelis hakim PN Jakarta Utara.

Sayangnya, dalam orasinya, Veronica sempat mengumbar pernyataan yang diarahkan kepada presiden Joko Widodo.

"Saya berdiri di sini hari ini untuk membela Ahok, karena bahwa ini adalah keadilan yang diinjak-injak. Rezim Jokowi adalah rezim yang lebih parah dari rezim SBY," kata Veronica dalam orasinya sore itu.

MUI Sesalkan Sikap Pendukung Ahok

Halaman: 
Penulis : Marselinus Gunas