logo


Diusir di Manado, Fahri Hamzah: Alhamdulillah, Saya tidak Ditolak

Selain berorasi, massa juga menerobos barisan polisi yang melakukan pagar betis di pintu masuk bandara.

14 Mei 2017 09:29 WIB

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah.
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengalami penolakan dari warga Manado, Sulawesi Utara saat melakukan kunjungan pada Sabtu (13/5/2017). Penolakan itu dilakukan ribuan setempat langsung di Bandara Sam Ratu Langi Manado.

Selain berorasi, massa juga menerobos barisan polisi yang melakukan pagar betis di pintu masuk bandara. Di area bandara, amukan massa tak terkendalikan. Mereka bahkan menghampiri pesawat yang membawa Fahri ke Manado.

Penolakan kedatangan Fahri Hamzah di Manado memang sudah muncul di media sosial beberapa hari sebelum kedatangannya. Fahri dianggap sebagai sosok yang sering mengumbar pernyataan yang memicu tindakan intoleran. Selain itu, dari beberapa poster yang disebarkan warga melalui media sosial, Fahri juga disebut sebagai salah satu pendukung gerakan intoleran yang terjadi beberapa waktu belakangan.


Calon Pemohon PLN di NTB Capai 11.000 Pelanggan

Situasi penolakan Fahri pun memaksa Gubernur Sulawesi Utara Olly Dodokambey untuk 'turun gunung' menenangkan massa.

Sebagaimana diketahui, Fahri merupakan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ia juga merupakan alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).

Tujuan Fahri ke Manado adalah untuk menjadi pembicara dalam dialog kebangsaan yang digelar oleh komunitas alumni KAMMI di Manado. Rencananya, Fahri akan berada di Manado hingga Minggu (14/5/2017). Ia akan bertemu dengan Gubernur Sulawesi Utara dan mengisi dialog dengan mahasiswa di sana.

Melalui akun instagramnya, Fahri menyatakan bahwa dirinya tidak ditolak di Manado. Ia juga mengatakan bahwa ia diterima dengan baik oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, serta Tokoh Masyarakat Manado.

"Alhamdulillah, Saya tidak ditolak. Saya diterima oleh pak Gubernur, Wagub, Toga dan Toma secara baik. Bumi Nyiur Melambai adalah bumi saya, tanah air saya. Darah, daging dan tulang saya berasal dari sari pati nusantara. Gubernur Olly dan Wagub Steven adalah sahabat baik. Mereka menerima, menjemput dan mengantar sampai selesai," tulis Fahri, Sabtu (13/5/2017).

Presiden Tiba di Beijing

Halaman: 
Penulis : Marselinus Gunas