logo


Diduga Dianiaya, Seorang Anggota Paskhas Tewas dengan Luka Sayat di Leher

Polisi Militer Angkatan Udara hingga saat ini masih menyelidiki dugaan penganiayaan terhadap anggota Paskhas.

12 Mei 2017 18:46 WIB

Ilustrasi korban pembunuhan.
Ilustrasi korban pembunuhan. JITUNEWS/Bobby PSM

MALANG, JITUNEWS.COM - Seorang anggota Komando Pasukan Khusus (Kopaskhas) TNI AU Batalyon Komando (Yonko) Paskhas 464 tewas mengenaskan dengan leher tersayat pada hari Kamis, tanggal 11 Mei 2017 kemarin.

Korban diketahui bernama Praka Yudha (29). Diduga korban meninggal lantaran mendapatkan penganiayaan oleh seniornya. Atas kasus tersebut, Polisi Militer (POM) AU akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Lokasinya di Batalyon, Lanud Abdurahman Saleh Malang. Motifnya apa, saya tidak bisa jelaskan sejauh itu karena POM AU masih melakukan penyelidikan," ungkap Komandan Lanud Abdurahman Saleh, Marsekal Pertama TNI Julexi Tambahyong, Jumat (12/5).


Dubes Rusia Sambangi Markas TNI AU

Lebih lanjut, pihaknya menjelaskan bahwa POM AU akan memanggil beberapa saksi terkait hal tersebut. Kendati demikian, Julexi tidak mengetahui berapa saksi yang akan diperiksa untuk dimintai keterangan dalam penyelidikan tersebut.

"Saya tidak tahu persis jumlah saksinya berapa," ucapnya.

Julexi menegaskan bahwa korban meninggal tidak sedang dalam latihan dan masih berada di dalam Kesatrian.

"Yang pasti tidak dalam latihan karena sedang libur. Meninggal dalam kondisi tidak menggunakan baju dinas di luar ruangan," tuturnya.

Sembilan Pati TNI AU Naik Pangkat

Halaman: 
Penulis : Ratna Wilandari