logo


Terkait Pembubaran HTI, Polisi Sebut Punya Bukti

"Pemerintah sudah menyatakan bahwa ormas-ormas yang tidak mengakui Pancasila, tidak mengakui NKRI, tidak boleh ada di sini," terang Irjen Pol Setyo Wasisto.

12 Mei 2017 18:02 WIB

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepolisian Republik Indonesia mengklaim memiliki bukti-bukti bahwa ideologi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) bertentangan dengan ideologi bangsa Indonesia. Bukti-bukti tersebut berupa video dan dokumentasi kegiatan HTI selama ini.

Kini Polri memiliki peran untuk menyiapkan bukti-bukti yang disimpan untuk membubarkan HTI.

"Kita sudah siapkan, seperti video-video, kegiatan-kegiatan, laporan tentang kegiatan mereka, dan dokumentasinya," ujar Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (12/5).


Wiranto: HTI Mengusung Ideologi Khilafah

Seperti kita ketahui, beberapa hari yang lalu pembubaran HTI telah dilakukan karena menganggap HTI bertentangan dengan ideologi bangsa Indonesia. Pembubaran ormas tersebut dilakukan dengan menempuh jalur hukum melalui pengadilan dan prosesnya kini tengah berada di Kementerian Hukum dan HAM.

Di samping itu, Setyo juga mengatakan bahwa ormas-ormas yang tidak mengakui atau bertentangan dengan dasar negara tidak boleh ada dan tinggal di Indonesia.

"Pemerintah sudah menyatakan bahwa ormas-ormas yang tidak mengakui Pancasila dan tidak mengakui NKRI tidak boleh ada di sini," terangnya.

Wiranto Sebut Hizbut Tahrir Ingin Menghapus Negara

Halaman: 
Penulis : Garry Talentedo Kesawa, Syukron Fadillah