logo


Wiranto Sebut Hizbut Tahrir Ingin Menghapus Negara

Tujuan HTI itu, kata Wiranto, mengancam kedaulatan negara Indonesia yang berideologi Pancasila. Sistem Khilafah yang diusung oleh HTI tersebut membuat Pancasila, NKRI, UUD '45 terancam.

12 Mei 2017 14:49 WIB

Menko Polhukam, Wiranto.
Menko Polhukam, Wiranto. dok. polkam.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menko Polhukam Wiranto menyebut Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) memiliki visi untuk menghapus negara-negara di dunia termasuk Indonesia dan menggantinya dengan sistem pemerintahan Islam.

"Khilafah itu bersifat transnasional. Transnasional di sini itu artinya berdedikasi meniadakan nation state, meniadakan negara bangsa untuk mendirikan pemerintahan Islam dalam konteks yang lebih luas lagi," ujar Wiranto di kantornya, Jakarta, Jumat (12/5).

Tujuan HTI itu, kata Wiranto, mengancam kedaulatan negara Indonesia yang berideologi Pancasila. Sistem Khilafah yang diusung oleh HTI tersebut membuat Pancasila, NKRI, UUD '45 terancam.


Hasil Bahtsul Masail NU Setujui Langkah Pemerintah Soal HTI

"Gerakan politik dari HTI mengusung ideologi khilafah," imbuh Wiranto.

Wiranto juga mengatakan bahwa Hizbut Tahrir sudah dilarang di sejumlah negara di dunia. Sudah ada 19 negara yang melarang Hizbut Tahrir, seperti negara Malaysia, Arab Saudi, Mesir, China, jerman, Prancis, dan negara-negara lainnya.

Wiranto: HTI Mengusung Ideologi Khilafah

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan