logo


Wiranto: HTI Mengusung Ideologi Khilafah

Wiranto menegaskan bahwa ormas HTI mengancam kedaulatan negara

12 Mei 2017 14:28 WIB

Menko Polhukam Wiranto.
Menko Polhukam Wiranto. Biro Pers Setpres/Jay

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Wiranto menggelar jumpa pers terkait dengan pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Wiranto menegaskan bahwa ormas HTI mengancam kedaulatan negara. 

"Aktivitas HTI nyata-nyata mengancam kedaulatan negara," tegas Wiranto dalam jumpa pers di kantornya, Jumat (12/5).

Wiranto menjelaskan bahwa aktivitas yang dilakukan HTI di lapangan tampak mengancam kedaulatan negara. Ia mengatakan gerakan politik HTI mengusung ideologi khilafah. 


Beberapa Pihak Tolak Pembubaran HTI, Wiranto Santai Saja

"Khilafah itu bersifat transnasional. Transnasional itu artinya berdedikasi meniadakan negara bangsa untuk mendirikan pemerintahan Islam dalam konteks yang lebih luas lagi," jelasnya.

Wiranto juga mengatakan bahwa Hizbut Tahrir sudah dilarang di sejumlah negara di dunia. Sudah ada 19 negara yang melarang Hizbut Tahrir, seperti negara Malaysia, Arab Saudi, Mesir, China, jerman, Prancis, dan negara-negara lainnya.

Hasil Bahtsul Masail NU Setujui Langkah Pemerintah Soal HTI

Karena HTI terindikasi bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945, dan juga menimbulkan benturan di masyarakat. Maka pemerintah memutuskan untuk membubarkan HTI secara resmi.

Hasil Bahtsul Masail NU Setujui Langkah Pemerintah Soal HTI

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata