logo


Demi Ketersediaan Pangan, Pemerintah Royal Kasih Bantuan ke Pembudidaya

Pemerintah melalui Dirjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) royal salurkan bantuan kepada pembudidaya agar terjamin tersedianya pangan ikan milai tahun 2017.

12 Mei 2017 14:21 WIB

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto, saat memberikan sambutan pada acara Rakor koordinasi perikanan budidaya di Hotel Grand Serpong, Senin (8/5).
Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto, saat memberikan sambutan pada acara Rakor koordinasi perikanan budidaya di Hotel Grand Serpong, Senin (8/5). Dok. Humas DJPT

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pemerintahan Jokowi-JK yang sudah mematok ”janji” nawa cita kepada rakyat di antaranya menciptakan ketersediaan dan ketahanan pangan dari sumber-sumber domestik -- tampak upayanya berindikasi efektif untuk memenuhi kebutuhan pangan perikanan dari hasil budidaya. Sehingga masyarakat tidak lagi bergantung pada ikan impor.  

Pemerintah dalam hal ini Dirjen Perikanan Budidaya KKP sejak tahun 2016 mulai memberikan beragam bentuk program bantuan perikanan budidaya di darat dan laut. 

”Sesuai RKP (Rencana Kerja Pemerintah) 2017 bahwa anggaran negara harus berorientasi manfaat untuk rakyat dan berorientasi pada prioritas, sehingga bantuan pemerintah fokus pada komoditas prioritas budidaya ikan darat, yakni lele, nila, patin, bandeng dan udang windu maupun payau, karena kebutuhan gizi masyarakat yang tinggi pada lima jenis ikan darat itu. Sedangkan untuk komoditas prioritas perikanan budidaya perairan laut adalah ikan kerapu, bawal bintang, kakap putih dan ikan hias, dengan alasan sudah dikuasai teknologi perbenihannya oleh masyarakat umum di Indonesia,” jelas Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto, dalam wawancara khusus kepada Jitunews.com, usai membuka Rapat Koordinasi Perikanan Budidaya dengan dinas-dinas perikanan di Serpong, Tangerang Selatan, 8 Mei 2017. 


KKP Klaim Realisasi Kinerja Pembangunan Perikanan Budidaya Triwulan I Tahun 2017 Berjalan Positif

Tahun 2017, program prioritas bantuan perikanan budidaya diarahkan untuk mendukung secara langsung pembangunan perikanan budidaya di 34 provinsi yang mencakup 173 kabupaten/kota. 

Jenis Program Bantuan, sebagai berikut;  

- 100 juta ekor benih bagi pembudidaya di 34 provinsi;

- Revitalisasi KJA (Keramba Jaring Apung) sebanyak 250 unit di 8 kabupaten/kota,  

- Asuransi pembudidaya ikan untuk 3.300 hektar lahan di 13 Provinsi,

- Pengembangan minapadi seluas 210 hektare di 9 kabupaten/kota, 

- Dukungan escavator 48 unit di 22 Kabupaten/Kota, 

- Revitalisasi tambak di 20 Kabupaten/Kota, 

- Program gerakan pakan mandiri melalui dukungan sarana dan prasarana pakan di 20 Kabupaten/Kota,

- Pengembangan budidaya lele system bioflok di 60 Kabupaten/Kota, 

- Dukungan sarana dan prasarana produksi budidaya di 20 Provinsi, 

- Pengembangan budidaya laut lepas pantai (offshore aquaculture) di 3 lokasi antara lain di Pangandaran, Sabang dan Karimunjawa.

KKP – Polri Perkuat Koordinasi Guna Lindungi Nelayan Kecil

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan,Yusran Edo Fauzi