logo


Ketua KTNA Sebut Program Mekanisasi Bisa Tingkatkan Jumlah Petani

Dalam 10 tahun terakhir ini, sudah lima juta orang petani yang beralih profesi.

11 Mei 2017 18:06 WIB

Ketua Kontak Tani dan Nelayan Andalan Indonesia (KTNA), Winarno Tohir sedang berpidato dalam acara penutupan Penas 2017, Kamis (11/5).
Ketua Kontak Tani dan Nelayan Andalan Indonesia (KTNA), Winarno Tohir sedang berpidato dalam acara penutupan Penas 2017, Kamis (11/5). Jitunews/Siprianus Jewarut

BANDA ACEH, JITUNEWS.COM - Ketua Kontak Tani dan Nelayan Andalan Indonesia (KTNA) Winarno Tohir mengatakan bahwa langkah mekanisasi di sektor pertanian mampu mengendalikan tren penurunan jumlah petani di Indonesia.

"Langkah mekanisasi sektor pertanian mampu menjaga tren penurunan jumlah petani di Indonesia," ujar Winarno Tohir dalam sambutannya di acara penutupan Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke XV yang berlangsung di Stadion Harapan Bangsa Aceh, Kamis(11/5).

Lebih lanjut, Ia mengatakan bahwa rata-rata jumlah petani saat ini 0,2 persen, dan jumlah ini merupakan dampak kuat dari penurunan jumlah petani dalam 10 tahun terakhir.


Sekjen Kementan: Penas Momentum Memberi Motivasi Kepada Para Petani

"Tren penurunannya terjadi dalam 10 tahun belakangan ini, sekitar 5 juta orang petani sudah beralih profesi, ada yang pindah sebagai pedagang atau profesi yang lain,"ungkapnya.

Namun menurutnya langkah mekanisasi sektor pertanian yang dicanangkan oleh kementerian pertanian, mampu kembali mengantisipasi tren penurunan jumlah petani.

"Jadi dengan adanya program mekanisasi ini mampu mengembalikan minat petani untuk kembali ke sektor pangan, khususnya kaum muda," tukasnya.

Sekjen Kementan Sebut Kegiatan Penas Harus Bermuara pada Kesejahteraan Petani

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Ratna Wilandari