logo


Tutup Penas, Ini Harapan Ketua KTNA untuk Para Petani dan Nelayan

Semangat juang para petani dan nelayan yang menjadi anggota Penas, harus ditularkan kepada semua masyarakat petani di daerah masing-masing

11 Mei 2017 11:25 WIB

Ketua Kelompok Tani dan Nelayan Andalan Nasional, Ir. H. Winarno Tohir dalam Diskusi Publik Jitunews di Typology Cafe, Jakarta.
Ketua Kelompok Tani dan Nelayan Andalan Nasional, Ir. H. Winarno Tohir dalam Diskusi Publik Jitunews di Typology Cafe, Jakarta. dok. Jitunews

ACEH, JITUNEWS.COM - Ketua Kontak Tani dan Nelayan Andalan Indonesia (KTNA), Winarno Tohir, kembali menggelorakan semangat juang para petani dan nelayan dalam meningkatkan produksi di sektor pangan.

Pasalnya, dengan adanya Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke-XV yang berlangsung di Aceh menjadi momentum kebangkitan semangat juang para petani dan nelayan Indonesia dalam mendukung program besar pemerintah pusat menyukseskan swasembada pangan.

"Suksesnya program swasembada pangan yang dicanangkan oleh pemerintah sangat tergantung pada bagaimana semangat juang para petani dan nelayan yang ada. Maka dengan adanya acara Penas ini akan mampu mendorong dan membangkitkan semangat juang para petani dan nelayan Indonesia," demikian kata Winarno dalam penutupan acara Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke-XV yang berlangsung di Stadion Harapan Bangsa Aceh, Kamis (11/5/2017).


KKP Gelar 32 sesi Klinik Konsultasi Kelautan dan Perikanan di Expo Aquaculture Penas XV Aceh

Lebih lanjut, ia mengatakan acara Penas merupakan kegiatan khusus antara para petani dan nelayan, guna saling berbagi informasi dan pengalaman dalam meningkatkan produksi di sektor pangan.

"Acara Penas adalah momentum yang sangat baik untuk saling berbagi pengalaman, berbagi informasi dan saling berbagi ilmu di sektor pangan,"katanya lagi.

Ia juga berharap semangat juang para petani dan nelayan yang menjadi anggota Penas, harus ditularkan kepada semua masyarakat petani di daerah masing-masing, sehingga upaya peningkatan produksi bisa segera terwujud.

"Pengalaman dan informasi penting yang diterima para peserta Penas saat ini harus bisa ditularkan kepada semua petani di seluruh Indonesia," katanya.

Martinus (34) salah satu peserta Penas asal Papua mengaku bangga dengan adanga acara Penas Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke-XV.

Ia berkomitmen agar pengalaman yang diterimanya saat mengikuti Penas ini akan ia bagikan kepada masyarakat petani yang ada di Papua.

"Kita akan langsung sosialisasikan setiap pengalaman dan ilmu yang kami dapat di Penas ini kepada masyarakat petani di Papua," katanya.

Sementara itu Falter (31), peserta Penas asal Nusa Tenggara Timur, menyerukan hal yang sama, bahwa sekembalinya dari acara Penas ini pihaknya bersama rombongan akan langsung memberikan sosialisasi dan penyuluhan kepada para petani di NTT guna meningkatkan produksi pangan di NTT.

Penas XV di Aceh, Momentum Kebangkitan Petani dan Nelayan Indonesia

Halaman: 
Penulis : Nugrahenny Putri Untari