logo


Pemerintah Akan Gelontorkan Bawang Putih Impor untuk Atasi Lonjakan Harga, Ini Kata Pengamat

"Produksi kita kan masih belum cukup,maka langkah impor harus menjadi pilihan," kata pengamat pertanian, Khudori.

11 Mei 2017 10:56 WIB

Bawang putih.
Bawang putih. Jitunews/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Pengamat Pertanian Khudori mengatakan bahwa langkah pemerintah untuk mengatasi lonjakan harga bawang putih dengan menggelontorkan bawang putih impor dinilai sudah tepat. Pasalnya Indonesia saat ini belum mampu menghasilkan bawang putih yang cukup guna memenuhi konsumsi nasional.

"Kalau saat ini pemerintah menggelontorkan bawang impor untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat, itu sudah tepat,.karena produksi kita masih belum cukup,"ujarnya saat dihubungi Jitunews.com, Kamis(11/5).

Lebih lanjut, Ia mengatakan bahwa pada saat ini produksi bawang putih tanah air masih belum mencukupi tingginya kebutuhan konsumsi masyarakat.


Kepala BPTP Balitbangtan Aceh Sebut Varietas Benih Inpari Sangat Adaptif di Provinsi Aceh

"Produksi kita kan masih belum cukup,maka langkah impor harus menjadi pilihan,"ucapnya.

Menurutnya kendati keputusan tersebut tidak terlalu familiar, tetapi keputusan akan lakukan impor itu harus dilakukan, terutama dalam kondisi kekurangan pasokan yang berdampak pada naiknya harga seperti saat ini.

Seperti diketahui, sebelumnya Ketua Asosiasi Pengusaha Bawang Putih Indonesia, Pieko Njotosetiadi memastikan bahwa dalam minggu ini sebanyak 2.900 ton bawang putih asal China dan India akan masuk ke tanah air, memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat.

Ia berharap agar dengan masuknya bawang putih impor tersebut, akan mampu menekan harga bawang putih yang saat ini masih tertahan di angka tinggi.

Berdasarkan instruksi yang diberikan pemerintah melalui kemendag harga bawang putih harus ditekan pada angka Rp38.000/ kg dan dalam pertemuan bersama antara pemerintah dan para pengusaha bawang putih, para penguasa menyanggupi apa yang menjadi keputusan pemerintah dalam menetapkan harga jual bawang putih di pasar.

Pengamat Sebut Kondisi Tanah Berpengaruh terhadap Produksi Pangan

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Ratna Wilandari
 
×
×