logo


Polisi Tegaskan Aksi Begal Bermodus 'Setan Pocong' di Depok adalah Hoax

Kapolsek mengimbau warga agar tidak cepat percaya dengan berita yang belum jelas kebenarannya.

9 Mei 2017 19:55 WIB

Ilustrasi hoax.
Ilustrasi hoax. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Polisi menegaskan, bahwa berita viral di media sosial tentang pelaku kejahatan bermodus "Setan Pocong" di jalan raya Margonda dekat Kuburan Cina, Pondok Cina, Beji, Depok adalah berita hoax.

“Anggota kami mendapatkan kiriman medsos dari masyarakat menyebutkan modus begal dengan pura-pura jadi pocong tergeletak di jalan dekat Kuburan Cina (BSI), setelah dipantau Reskrim menyelidiki ternyata tidak ada alias hoax,” kata Kapolsek Beji, Kompol Bambang Handoko, kepada wartawan, di Depok, Selasa (09/05).

Kompol Bambang menerangkan, kejadian kejahatan jalanan seperti perampasan motor di jalan belum pernah ada yang menjadi korban.


Pungli Disebut Jadi Kasus Kejahatan Tertinggi di Tubuh Polri

“Ada kejadian tapi di luar wilayah kita. Untuk wilayah Beji sendiri cukup aman dan kondusif," katanya lagi.

Kapolsek ramah ini mengimbau kepada warga Depok, agar jangan terlalu cepat 'menelan' segala informasi sifatnya viral di medsos dan jika bisa untuk mengecek kebenarannya terlebih dahulu.

“Anggota Binmas di wilayah kita telah melakukan imbauan melalui pesan kamtibmasnya ke warga untuk tidak terlalu cepat percaya berita bohong,” ujar Kompol Bambang.

Kejahatan Mafia Kepailitan Menjadi Modus Baru Perampokan Aset

Halaman: 
Penulis : Ferro Maulana, Ratna Wilandari