logo


Tiga Langkah Strategis dalam Inovasi Budidaya Perikanan

Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Nilanto Perbowo, menjelaskan pihaknya akan terus melakukan inovasi budidaya perikanan.

10 Mei 2017 06:00 WIB

Budidaya ikan dengan metode keramba jaring apung (KJA) lepas pantai (KJA Offshore).
Budidaya ikan dengan metode keramba jaring apung (KJA) lepas pantai (KJA Offshore). aquatec.co.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menjalin kerja sama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dalam pengembangan teknologi budidaya perikanan.

Hal tersebut dilakukan guna memenuhi kebutuhan pangan nasional, termasuk di dalamnya konsumsi daging putih alias produk ikan yang terus meningkat dan harus stabil.

Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Nilanto Perbowo, menjelaskan pihaknya akan terus melakukan inovasi budidaya perikanan.


Menteri Susi Minta Penanganan Pidana Perikanan Kedepankan Langkah Persuasif

Pertama, diterapkannya uji coba penelitian pakan. "Komponen pakan itu paling mahal. Di KKP dijadikan oleh Litbang, dilakukan uji rekayasa penelitian. Tujuannya agar menekan semaksimal mungkin bahan baku impor," papar Nilanto, kepada Jitunews.com, di Jakarta, Selasa (9/5/2017).

Kedua, membuat sumber protein pakan ikan di dalam negeri. "Komposisi yang paling tinggi berasal dari tepung ikan. Sekarang sudah turun. Terus menggali sumber protein dari dalam negeri," jelasnya.

Ketiga, melakukan terobosan terbaru dengan menghasilkan benih dan produk unggulan pakan ikan. "Benih dan produk unggul juga harus dilakukan baik untuk udang, ikan, dan sebagainya," tutupnya.

Wilayah Asia Masih Jadi Daya Tarik Ekspor Perikanan Bitung

Halaman: 
Penulis : Ferro Maulana, Nugrahenny Putri Untari