logo


Vonis Dua Tahun Ahok Harus Jadi Pelajaran untuk Menghargai Agama

Melihat putusan tersebut, Fadli menegaskan putusan hakim telah menunjukan rasa keadilan.

9 Mei 2017 14:57 WIB

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon.
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. JITUNEWS/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politisi Gerindra, Fadli Zon, merespon baik putusan majelis hakim terkait kasus penistaan agama yang memvonis Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan hukuman dua tahun penjara. Fadli menegaskan bahwa putusan hakim itu telah menunjukkan rasa keadilan.

"Jadi saya melihat putusan ini adalah putusan yang mewakili rasa keadilan masyarakat yang ditunjukkan sesuai dengan fakta-fakta hukum di persidangan," demikian ungkap Fadli Zon di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (9/5).

Dengan mempertimbangkan fakta-fakta yang diungkap dalam persidangan, yang kemudian dikonversi oleh hakim sebagai sebuah keputusan, sesungguhnya hal tersebut sudah tepat.


PKS Harap Masyarakat Hormati Keputusan Hakim Pasca Ahok Divonis Dua Tahun Penjara

"Majelis hakim telah mengambil satu dasar yang kuat berdasarkan fakta-fakta yang ada di persidangan sehingga memutuskan vonis dua tahun penjara," kata Wakil Ketua DPR RI itu menambahkan.

Divonisnya Ahok dengan hukuman dua tahun kurungan, Fadli memaknai sebagai bentuk kewaspadaan bagi seluruh masyarakat Indonesia agar bisa menjaga diri untuk tidak melakukan penistaan agama.

"Saya kira ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi siapa pun WNI. Bahwa kita tidak boleh melakukan suatu penodaan agama, agama apapun, Islam, Kristen, Hindu, Buddha dan lainnya yang diakui," sahut Fadli mengakhiri.

Istri dan Putra Ahok Datangi Rutan Cipinang

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah