logo


Puluhan Miras dan Sajam Disita Polisi di Bekasi dalam Operasi Pekat

Polisi tidak menahan penjual serta pemilik dari warung jamu tersebut karena pasal yang dikenakan hanya tindak pidana ringan

8 Mei 2017 21:06 WIB

Puluhan botol minuman keras (miras), disita petugas Polsek Bekasi Selatan, Kota Bekasi, dalam agenda operasi penyakit masyarakat
Puluhan botol minuman keras (miras), disita petugas Polsek Bekasi Selatan, Kota Bekasi, dalam agenda operasi penyakit masyarakat Istimewa

BEKASI, JITUNEWS.COM - Puluhan botol minuman keras (miras), disita petugas Polsek Bekasi Selatan, Kota Bekasi, dalam agenda operasi penyakit masyarakat.

"Miras tak berizin ini kami sita dari empat titik lokasi warung jamu yang terpisah," beber Kapolsek Bekasi Selatan, Kompol Bayu Pratama kepada media, di Bekasi, Senin (8/5).

Menurut Kompol Bayu, puluhan miras yang berhasil disita tersebut bervariasi mulai dari jenis Intisari, Anggur Putih, Anggur Merah, dan jenis Angker Bir. "Seluruhnya produk lokal yang dipasarkan secara ilegal," lanjut Kompol Bayu.


Begini Reaksi Ahok Soal Rencana Aksi GNPF 505

Di lokasi pertama polisi menyita 24 botol miras yang diedarkan oleh pemiliknya berinisial B di simpang Perumahan Kemang Pratama, Kelurahan Pekayonjaya, Bekasi Selatan. "Rinciannya, Intisari 18 botol, Anggur Putih satu botol, dan Anggur Merah lima botol," katanya lagi.

Operasi dilanjutkan ke Jalan Pulo Ribung Raya, Kelurahan Jakasetia di mana polisi kembali menyita 8 botol Intisari, bir hitam 2 botol, 2 botol Anggur Merah dan 1 Anggur Putih, 5 botol anggur Kolesom, 1 botol Anker Bir. "Barang bukti itu diamankan dari warung jamu milik Nendra," tambah Kompol Bayu.

Di lokasi terpisah, polisi juga menyita 13 botol Intisari, 6 botol berisi Angker Bir, 1 Anggur Merah dan 1 botol berisi Kolesom. "Total keselurahan 21 botol berhasil diamankan di warung jamu milik Aris yang berada di jalan Matahari, Kelurahan Jakasetia," tambahnya.

Area terakhir yaitu di warung jamu milik 'DW' yang berada di kawasan Patung Kuda 1 Perumahan Galaxy, Kelurahan Jakasetia. "Ada 7 botol miras yang berhasil diamankan," ujar ia menambahkan.

Namun, polisi tidak menahan penjual serta pemilik dari warung jamu tersebut karena pasal yang dikenakan hanya tindak pidana ringan.

"Kami hanya beri pemahaman saja kepada penjualnya agar memenuhi ketentuan yang berlaku," katanya.

Di tempat dan kesempatan berbeda, Polsek Bekasi Selatan juga menyita sepuluh senjata tajam jenis celurit dari sekelompok remaja yang berencana akan terlibat tawuran di wilayah itu.

"Kami menangkap tujuh remaja bersenjata celurit di lokasi pembangunan Perumahan Emerlard Cluster Kelurahan Jakamulya, Bekasi Selatan," tuturnya.

Dari remaja yang tertangkap tangan membawa sajam tersebut, sebanyak tiga di antaranya adalah wanita.

"Celurit yang mereka bawa dibuat dengan lempengan besi. Bahkan tiga di antaranya adalah remaja perempuan," sesal Kompol Bayu.

Penangkapan itu dilakukan pihaknya berkat laporan dari masyarakat bahwa di lokasi itu sering menjadi tempat berkumpulnya remaja dan rawan tawuran.

Polisi Gelar Proses Rekonstruksi Pembunuhan Satu Keluarga, Warga : Bercak Darah Sudah Bersih

Halaman: 
Penulis : Ferro Maulana, Aurora Denata