logo


Pasukan Garuda Bersihkan Sungai di Afrika Tengah

Kegiatan ini mendapat respon yang positif dari warga dan Kepala Desa PK 5. Karena hal seperti ini langsung menyentuh kepada masyarakat lokal dan juga merupakan salah satu cara pendekatan terhadap warga sekitar

8 Mei 2017 00:24 WIB

Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXVII-C/Minusca, mendapat tugas untuk membersihkan dan melebarkan sepanjang aliran sungai di daerah PK 5 Kota Bangui, Afrika Tengah.
Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXVII-C/Minusca, mendapat tugas untuk membersihkan dan melebarkan sepanjang aliran sungai di daerah PK 5 Kota Bangui, Afrika Tengah. Dispen Konga XXXVII-C/Minusc

AFRIKA TENGAH, JITUNEWS.COM - Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXVII-C/Minusca (Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic) di bawah pimpinan Mayor Czi Widya Wijanarko, selaku Komandan Satgas (Dansatgas), mendapat tugas dari Minusca untuk membersihkan dan melebarkan aliran sungai di daerah PK 5 Kota Bangui, Afrika Tengah.

Dansatgas Kizi TNI Mayor Czi Widya Wijanarko saat berada di Camp Garuda, Mpoko Bangui, Afrika Tengah, Sabtu (6/5) menyampaikan bahwa masyarakat Republik Afrika Tengah khususnya yang bertempat tinggal di daerah PK 5, mengeluh tentang kondisi sungai yang sangat kotor dan ditumbuhi rumput-rumput liar serta banyak sampah menyumbat aliran sungai.

“Kalau saat musim hujan tiba aliran sungai akan meluap ke perumahan Warga PK 5 dan Pasar Tradisional, sehingga warga PK 5 tidak bisa beraktivitas. Oleh karena itu, anggota Satgas kizi TNI diminta untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut,” kata Mayor Czi Widya Wijanarko.

Mayor Czi Widya Wijanarko memerintahkan Danton Albert Kizi TNI Lettu Czi Raden Fredy. S dengan peralatan beratnya untuk membersihkan sungai tersebut.

Sementara itu, Danton Albert Kizi TNI, Lettu Czi Raden Fredy S. mengatakan, pekerjaan ini memerlukan waktu satu minggu, dimulai dengan pelebaran dan pembersihan bantaran sungai, karena kondisi tanah di pinggiran sungai berlumpur sehingga alat berat kesulitan untuk berpindah.

Lebih lanjut, Danton Albert Kizi TNI menekankan kepada Operator Excavator untuk selalu menjaga faktor keamanan dan keselamatan bekerja, walaupun dalam pekerjaan selalu mendapat pengamanan dari Tim Pengamanan (Escot), karena di sekitar pekerjaan banyak masyarakat dan anak-anak yang sangat antusias untuk melihat pekerjaan tersebut.

“Kegiatan ini mendapat respon positif dari warga dan Kepala Desa PK 5. Karena hal seperti ini langsung menyentuh masyarakat lokal dan juga merupakan salah satu cara pendekatan terhadap warga sekitar,” ujar Danton Albert Kizi TNI.

 

Pasukan Garuda Indobatt-03 Unamid Gelar Patroli di Wilayah Sudan

Halaman: 
Penulis : Riana