logo


Diikuti 37 Negara, Iran 'Unjuk Gigi' dalam Pameran Energi Terbesar di Timteng

Iran menghelat pameran energi terbesar di kota Teheran pada Sabtu (6/5) waktu setempat dengan turut diikuti oleh 1.500 perusahaan asing dari 37 negara

7 Mei 2017 16:02 WIB

Bendera Negara Iran
Bendera Negara Iran Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Iran menghelat pameran energi terbesar di kota Teheran pada Sabtu (6/5) waktu setempat dengan turut diikuti oleh 1.500 perusahaan asing dari 37 negara.

Pameran minyak, gas, petrokimia dan mineral internasional ke-22 tersebut bertujuan untuk menunjukkan kepada dunia terhadap kesuksesan Iran mengolah sumber daya alamnya sekaligus menarik investasi asing.

Juru bicara parlemen Iran, Ali Larijani mengatakan bahwa pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden Hassan Rouhani telah memberikan perhatian serius terhadap pengembangan teknologi terbaru di ladang minyak dan gas, khususnya pembangunan jaringan dan instalisasi Petro Energy Iran (SHANA)," kata Larijani dikutip Jitunews.com dari media Iran, Minggu (7/5).


Pemerintah Resmikan Infrastruktur EBTKE di Kalimantan Utara

"Pemerintahan Rouhani juga tetap fokus pada pengembangan ladang minyak bersama yang sangat penting untuk kepentingan negara," kata Larijani.

Sektor petrokimia (bahan kimia yang diambil dari bahan bakar fosil, red) Iran juga menikmati keuntungan besar yang tak bisa dipungkiri.

Menurut Larijani, negaranya juga berkomitmen terhadap kesepakatan damai nuklir yang telah disepakati antara Iran dengan negara-negara Barat pada Juli 2015 lalu.

Pameran energi yang tengah berlangsung di Iran tersebut dianggap sebagai event terbesar di kawasan Timur Tengah.

Banyak perusahaan besar dari Tiongkok, Belanda, Prancis, Inggris, Italia, Spanyol, Turki, Rusia, Jepang, Korea Selatan dan Australia mengikuti acara yang berlangsung hingga tanggal 9 Mei mendatang.

KESDM Sebut 30 Proyek 35 Ribu Megawatt yang Telah Beroperasi Gunakan Air Bersih

Halaman: 
Penulis : Ferro Maulana, Aurora Denata