logo


Kuasa Hukum Ahok Berharap Hakim Tak Terpengaruh Iklim Politik

"‎Intervensi sekecil apa pun itu sangat tidak diperbolehkan. Itu prinsip dasar," ungkap Wayan.

7 Mei 2017 05:30 WIB

Massa aksi 55 mulai berkumpul di sekitar Masjid Istiqlal.
Massa aksi 55 mulai berkumpul di sekitar Masjid Istiqlal. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Aksi masa 5 Mei 2017 yang menginginkan agar Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok divonis hukuman maksimal mendapat respon kuasa hukum terdakwa.

Pengacara Ahok, I Wayan Sudirta dengan harapan yang dalam menghendaki agar majelis hakim tetap independen dalam menetapkan keadilan bagi kliennya. Jangan karena geliat ekonomi yang fluktuatif atau terjadinya gonjang-ganjing politik, maka independensi hakim jadi luntur.

"‎Menurutnya, betapa pun buruknya kegiatan ekonomi, bagaimana pun keadaan politik suatu negara, apabila hukum dan pengadilan masih tegak, bangsa itu masih mempunyai harapan untuk maju," ucapnya kepada awak media di Jakarta, Sabtu (6/5).


Hakim Fokus Saja Pada Tugasnya, Dampak Vonis Adalah Urusan Aparat Polisi

Atas nama ajaran agama atau pun aspirasi masyarakat sesungguhnya tak bisa mempengaruhi marwah sebuah pengadilan. Penegakan hukum haruslah berjalan baik tanpa diwarnai intervensi atas nama apapun.

"‎Intervensi sekecil apa pun itu sangat tidak diperbolehkan. Itu prinsip dasar," ungkapnya menambahkan.

Sebagai contoh, I Wayan mengibaratkan proses hukum yang berjalan di negeri Paman Sam yang mengadopsi sistem penjurian. Menurut Wayan, mereka yang ditunjuk sebagai juri dalam sebuah persidangan tak bisa sembarangan disentuh dengan mudah baik oleh masyarakat atau pun media massa.

"Karena itu, membaca koran juga tak boleh bagi juri-juri yang memutuskan perkara," katanya.

Bahkan, ungkap Wayan melanjutkan, kini hampir di seluruh bagian negara di dunia aturan semacam itu telah banyak dipergunakan.

"Kalau filosofi hukum di mana pun harus begitu. Hakim itu tak boleh kena isu, pengaruh, apalagi tekanan atau intervensi. Kalau dintervensi begitu, putusan akan menjadi sesat," pungkasnya.

Pengacara Ahok Sayangkan MA Terima GNPF MUI Jelang Putusan Vonis

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah