logo


Sebut JK 'Dorong' Anies Nyagub, Zulkifli Hasan Dikirimi Bunga

Isi karangan bunga tersebut adalah ucapan terima kasih kepada Zulkifli karena membuka peran JK dalam kontestasi Pilkada DKI

6 Mei 2017 06:45 WIB

Ketua MPR RI yang juga Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, tiba-tiba mendapat kejutan berupa karangan bunga dari Gerakan Mahasiswa Peduli Penegakan Hukum (GMP-PH).
Ketua MPR RI yang juga Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, tiba-tiba mendapat kejutan berupa karangan bunga dari Gerakan Mahasiswa Peduli Penegakan Hukum (GMP-PH). Tribunnews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua MPR RI yang juga Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, tiba-tiba mendapat kejutan berupa karangan bunga. Menariknya, berbeda dengan karangan bunga untuk Ahok maupun Polri, ucapan karangan bunga untuk Zulkifli ini berkaitan dengan pengakuan dia tentang adanya peran Wapres Jusuf Kalla yang mendorong Anies Baswedan maju sebagai Cagub DKI.

Ya, isi karangan bunga tersebut adalah ucapan terima kasih kepada Zulkifli karena membuka peran JK dalam kontestasi Pilkada DKI. Karangan bunga berasal dari Gerakan Mahasiswa Peduli Penegakan Hukum (GMP-PH).

Berikut isi lengkap karangan bunga untuk Zulkifli Hasan:


Soal Intervensi JK, Anies : Nggak tau, saya nggak terlibat

Terima kasih kepada Ketua MPR RI Bapak Zulkifli Hasan yang telah membuka pikiran rakyat Indonesia akan peran besar Bapak Jusuf Kalla dalam Pilkada DKI Jakarta. 

Semoga Bapak juga mampu membuka kasus-kasus besar yang masih terbelenggu seperti kasus listrik 10.000 mega watt dan kasus pelindo 'RJ Lino' yang merugikan uang negara puluhan triliun rupiah. 
Gerakan Mahasiswa Peduli Penegakan Hukum (GMP-PH).

Sebelumnya diberitakan, Zulkifli Hasan sempat membeberkan peran Jusuf Kalla (JK) yang mendorong Anies Baswedan dalam Pilkada DKI.

Dilansir dari detikcom, menurut Zulkifli, awalnya tidak ada partai yang berminat mengusung Anies. Kata dia, Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sempat menawarkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketum Gerindra Prabowo Subianto menyanggupi tawaran SBY, asalkan Sandiaga diusung sebagai calon gubernur. Sandiaga sempat menemui Zulkifli, dan menyatakan kesediaannya maju sebagai cawagub, tetapi ia menginginkan SBY bertemu Prabowo terlebih dahulu.

"Nah saya tahu kalau Pak Prabowo, Pak SBY ketemu mesti ada jaminan 5 tahun selesai. Kira-kira itu pak isinya. Sehingga tak jadi ketemu. Sudah putus AHY. Di sini ya udah Sandi sama Mardani. Jam 12 malam sampai jam 1 pagi itu ada intervensinya Pak JK. Saya kan suka terus terang. Pak JK boleh nggak ngaku, saya dengar kok telponnya. Pak JK lah yang meyakinkan sehingga berubah lah," kata Zulkifli, Selasa (2/5) lalu.

Soal Intervensi Pencalonan Anies, JK : Apa Salahnya Bicara dengan Pimpinan Partai?

Halaman: 
Penulis : Riana