logo


Isi Masa Transisi Peralihan Cantrang, KKP Lakukan Hal Ini

KKP melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap akan mengalokasikan bantuan penggantian cantrang tersebut untuk kapal dengan ukuran di bawah 10 GT.

5 Mei 2017 14:42 WIB

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. kkp.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Susi Pudjiastuti, mengatakan bahwa selama masa transisi dari cantrang yang ditangguhkan hingga akhir tahun 2017 ke alat tangkap ikan yang lebih ramah lingkungan, KKP melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap akan mengalokasikan bantuan penggantian cantrang bagi kapal dengan ukuran di bawah 10 GT.

"Kita alihkan dana tersebut untuk alat tangkap kapal di bawah 10 GT, karena nelayan sangat membutuhkan alat tangkap kapal untuk melaut," demikian kata Susi dalam keterangan tertulis yang diterima Jitunews.com, Jumat (5/5/2017).

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa KKP menargetkan sekitar 15.284 unit alat tangkap kapal baru yang akan disumbangkan kepada nelayan di delapan provinsi, yakni Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Lampung, Jambi, dan Sumatera Utara.


Ini Langkah KKP Siasati Penggunaan Cantrang

Sementara itu, untuk kapal besar (>10 GT) akan diberikan asistensi perbankan yang akan membantu restrukturisasi utang-utang lama, mulai dari penundaan, pembayaran pokok, dan memberikan KUR (Kredit Usaha Rakyat) baru kepada nelayan.

"Yang kecil bisa minta ke KKP sekarang. Sebenarnya pemerintah sudah melakukan langkah-langkah dalam proses pergantian alat tangkap ini”," imbuhnya.

Susi juga menjelaskan, keputusan rapat dengan Presiden pada hari Rabu, tanggal 3 Mei 2017 yang lalu menunjukkan bahwa kebijakan Susi dalam melarang penggunaan cantrang dinilai sudah bagus. "Pak Presiden kemarin mengatakan ini sudah sangat bagus. Yang kita perlukan sekarang adalah mengawal masa transisi hingga akhir tahun 2017 ini, supaya selesai," kata Susi lagi.

Selanjutnya, KKP akan melakukan validasi calon penerima bantuan alat tangkap bagi kapal di bawah 10 GT. Proses ini akan melibatkan langsung perguruan tinggi dan mahasiswa. Sementara kapal dengan bobot di atas 10 GT akan diberikan asistensi.

Nelayan di Jawa Tengah Pertanyakan Larangan Penggunaan Cantrang

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Nugrahenny Putri Untari