logo


Dipanggil Mensos, Cak Budi : Saya Khilaf, Saya Minta Maaf

Heboh kasus penyalahgunaan donasi oleh @CakBudi membuat menteri sosial. Khofifah memanggilnya untuk melakukan klarifikasi.

4 Mei 2017 20:09 WIB

Mensos bersama Cak Budi memberikan klarifikasi terkait penyalahgunaan dana donaasi, kamis (4/5)
Mensos bersama Cak Budi memberikan klarifikasi terkait penyalahgunaan dana donaasi, kamis (4/5) Netralnews.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Heboh tentang penyalahgunaan uang donasi oleh @CakBudi alias Budi Utomo membuat Menteri Sosial, Khofifah Indarparawansa bereaksi. Ia meminta Cak Budi untuk memberikan klarifikasi terkait hal tersebut.

Pada saat konferensi pers yang digelar di Kementerian Sosial, Budi Utomo mengaku Khilaf atas perbuatannya lantaran tidak mengetahui bagaimana caranya mengatur sirkulasi dana yang masuk ke kantong pribadinya itu.

"Saya khilaf, saya minta maaf kepada seluruh donatur atas kebodohan saya ini," ujarnya, kamis (4/5).


Pakai Dana Donasi Buat Beli Fortuner dan iPhone 7, Akun @cakbudi_ Dibully Warganet

Lebih lanjut, Ia mengatakan sudah menjual mobil Fortuner dan Iphone yang dibelinya dari hasil sumbangan donatur untuk keperluan amal. Hasil dari penjualan tersebut di serahkan kepada lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Sementara lain, Mensos sendiri menilai jika kesalahan yang dilakukan cak Budi lantaran dana ditransfer langsung ke rekening pribadi miliknya dan tidak ada kontrol transparansi serta pengawasan terhadap dana donasi tersebut.

"Jadi dana yang digunakan untuk beli Fortuner dan Iphone bukan dari Donasi Kitabisa.com melainkan menggunakan donasi langsung ke rekening pribadi milik Cak Budi dan Istri," jelas khofifah.

Khofifah memberikan pesan untuk menjaga kepercayaan donatur karena dana dari donatur merupakan amanah yang harus dijaga dan disalurkan sesuai dengan porsinya.

"Tolong jaga kepercayaan para donatur, jangan sampai aksi kepedulian ini disalahgunakan untuk kepentingan pribadi. Ini amanah masyarakat harus di jaga," tandasnya.

Kitabisa.com Angkat Bicara Mengenai Cak Budi

Halaman: 
Penulis : Ratna Wilandari