logo


KPK Kukuh Simpan Rapat Rekaman Pemeriksaan Miryam

Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Febri Diansyah, mengatakan pihaknya tidak akan membuka rekaman pemeriksaan Miryam S Haryani.

3 Mei 2017 19:41 WIB

Juru bicara KPK Febri Diansyah
Juru bicara KPK Febri Diansyah Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Febri Diansyah, mengatakan pihaknya tidak akan membuka rekaman pemeriksaan Miryam S Haryani, tersangka pemberi keterangan palsu dalam sidang dugaan korupsi e-KTP.

"Sikap kami sudah jelas. Kami tidak mungkin membuka (rekaman) itu kecuali ada perintah dari pengadilan," kata Febri, di gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (3/5/2017).

Febri juga mengatakan pihaknya di KPK akan melihat seberapa jauh penolakan-penolakan yang dilontarkan sejumlah fraksi terkait hak angket KPK yang telah ketuk palu pada sidang paripurna DPR 28 April lalu. 


DPD Ikut Soraki DPR Terkait Hak Angket KPK

"Kami lihat apakah penolakan oleh fraksi-fraksi tersebut sifatnya konsisten, dan apakah nantinya mereka juga akan mengirimkan anggotanya ke Pansus," lanjutnya.

Sebelumnya, DPR mengajukan hak angket terhadap KPK untuk membeberkan hasil pemeriksaan Miryam, atas permintaan Komisi III DPR. 

Fahri Hamzah, selaku pimpinan sidang kala itu telah memutuskan hak angket disetujui di saat belum semua fraksi menyampaikan pendapatnya. Fahri mengetuk palu dan mengatakan seluruh fraksi telah sepakat dengan persetujuan hak angket tersebut.

Sejumlah fraksi yang merasa kecewa tersebut akhirnya memilih walk out dari ruang sidang dan menolak persetujuan hak angket KPK. 

Bau Busuk Hak Angket KPK

Halaman: 
Penulis : Nugrahenny Putri Untari