logo


Oesman Sapta PAW-kan Miryam dengan 'Joni'

"Dia kan belum terkena hukum inkracht. Sementara saya akan ganti posisinya." kata Ketua DPD itu menjelaskan soal sanksi untuk Miryam.

3 Mei 2017 14:16 WIB

Ketum Partai Hanura Oesman Sapta Odang.
Ketum Partai Hanura Oesman Sapta Odang. Jitunews/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Nasib Miryam S Haryani sebagai wakil rakyat sedang di ujung tanduk. Pasalnya, Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang (Oso) sedang mempersiapkan penggantian antar waktu (PAW) kepada Miryam yang saat ini telah dijadikan tahanan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Ya, saya PAW dari posisinya yang sekarang, hari ini di DPR," ucap Oso di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (3/4).

Ditemukannya Miryam oleh pihak kepolisian yang sempat menghilang beberapa waktu, Oso tak luput menyampaikan apresiasinya. Bagi oso, ditemukannya Miryam akan mempengaruhi percepatan proses hukum terkait dugaan korupsi e-KTP.


Fahri Hamzah Dilaporkan ke KPK Lantaran Dianggap Menghalangi Tugas KPK

"Proses hukum sudah berjalan. Saya apresiasi Polri, ini mempercepat proses hukum," ungkapnya.

Meski mengambil sikap mem-PAW-kan, Oso masih menimbang sanksi untuk Miryam. Oso sendiri rupanya belum akan mengambil sanksi tegas, seperti pemecatan, bagi Miryam.

"Dia kan belum terkena hukum inkracht. Sementara saya akan ganti posisinya." kata Ketua DPD itu menjelaskan soal sanksi untuk Miryam.

Pengganti Miryam sendiri, Oso mengaku telah menyiapkan satu nama, namun tak ingin disebutnya. Dalam sebuah 'banyolan' Oso menyebut Joni sebagai pengganti Miryam.

"Kemungkinan Joni. Joni Hanura, di DPR. Emangnya Joni elu," ungkap Oso diikuti dengan tertawa.

 

Merasa Tak Beri Izin, Oso Akan Panggil Tujuh Anggota Fraksi Hanura Pendukung Angket KPK

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah