logo


Pengamat: Habib Rizieq Tengah Mainkan Strategi ‘Playing Victim’

Arbi menilai, strategi tersebut sebenarnya biasa dalam dunia politik, namun sejatinya hal itu tak pantas dilakukan oleh tokoh agama atau ormas keagamaan.

3 Mei 2017 02:20 WIB

Pengamat politik Arbi Sanit.
Pengamat politik Arbi Sanit. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI), Arbi Sanit, menyebut, Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab, tengah memainkan strategi ‘playing victim’ untuk mendapatkan simpati publik pasca diserang isu intimidasi dan pengancaman saat Pilkada DKI Jakarta lalu.

“Tujuannya lempar batu sembunyi tangan. Supaya yang bersalah orang, padahal dia yang bikin. Maling teriak maling,”‎ ungkap Arbi di Jakarta, Selasa (2/5).

Arbi menilai, strategi tersebut sebenarnya biasa dalam dunia politik, namun sejatinya hal itu tak pantas dilakukan oleh tokoh agama atau ormas keagamaan.


Gunawansyah : Jangan Biarkan Rizieq Buat Gaduh Negara

“Karena politik dan agama merupakan suatu kewajiban. Kalau politik sekuler kan bisa saja terjebak memutarbalikan fakta, kebohongan atau tipuan,” tukas Arbi.

“Jadi yang aneh adalah orang berpolitik atas nama agama dan memutar masalah, memutarbalik persoalan atau tuduhan. Ya itu yang lebih anehnya di situ. Jadi agama itu apa bagi mereka. Memperalat dan menyalahgunakan agama. Itu yang terjadi sekarang,” pungkas Arbi, seperti diwartakan kriminalitascom.

Diberitakan sebelumnya, Habib Rizieq pergi ke Arab Saudi dengan untuk umrah. Banyak pihak menuding kepergiannya karena dia tengah tersangkut kasus penyebaran konten pornografi dengan Firza Husein. Sebelumnya, ia juga mengaku menjadi korban teror salah satunya teror dengan menggunakan sniper yang hingga kini belum diketahui kebenarannya.

Habib Rizieq Cs Diancam Dibunuh, MUI Bereaksi

Halaman: 
Penulis : Riana