logo


Andhika Surya Gumilar, Antara Dunia Tambang dan Cintanya untuk SMA Taruna Nusantara

Andhika, selepas lulus dari SMA Taruna Nusantara tahun 2002 lalu, kemudian melanjutkan pendidikannya di salah satu universitas ternama di Indonesia, Institut Teknologi Bandung. Ia mengambil jurusan Teknik Pertambangan

2 Mei 2017 20:35 WIB

Andhika Surya Gumilar (Calon Ketua Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara).
Andhika Surya Gumilar (Calon Ketua Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara). Jitunews/Rezaldy

Cukup lama tim Jitunews.com melakukan wawancara dengan Andhika. Andhika lebih memilih untuk berbagi kisah dan tips suksesnya di usia muda. Ia juga terlihat sangat fokus untuk membangun Ikastara ke arah yang lebih baik lagi. Berikut adalah wawancara Jitunews dengan Andhika:

Jitunews.com: Selamat pagi Mas Andhika, terima kasih atas kesediaannya untuk meluangkan waktu melakukan wawancara dengan Jitunews.com. Bisa diceritakan sedikit mas kisah hidup Mas Andhika hingga memilih untuk melanjutkan pendidikan di SMA Taruna Nusantara:

Andhika: Saya itu berasal dari Aceh, dulu saya bersekolah SMP di salah satu sekolah milik BUMN yakni PT Pupuk Iskandar Muda. Di akhir-akhir sekolah, sejujurnya saya tidak tahu ada SMA Taruna Nusantara. Saya baru kepikiran masuk di Taruna Nusantara dari senior saya yang sudah lebih dulu masuk ke sana, dan setelah mendengar penjelasannya baru saya tertarik untuk masuk ke sana. Itu juga di akhir-akhir pendaftaran.


Kurtubi: Freeport Harus Angkat Kaki dari Indonesia Setelah KK Berakhir

Jitunews.com: Apa yang membuat mas tertarik untuk masuk ke Taruna Nusantara?

Andhika: Saya tertarik masuk ke Taruna Nusantara karena SMA itu adalah yang terbaik di Indonesia. Saya masuk tahun 1999 atau angkatan ke-10.

Jitunews.com: Apa yang mas ingat soal Taruna Nusantara?

Andhika: Awal masuk ke Taruna Nusantara ternyata tidak seperti yang saya bayangkan. Di sana bergabung seluruh anak-anak terbaik seluruh Indonesia, jadi agak kaget karena kita kan ndeso nih, anak desa di Aceh, sampai di Taruna Nusantara saya bertemu dengan orang-orang hebat. Jujur awalnya saya minder bertemu dengan mereka, secara saya ndeso, namun setelah adaptasi ya akhirnya bisa juga menyesuaikan diri dengan gaya orang lain. tadinya kita biasa dengan budaya sendiri, sampai di sana kita menjadi tahu berbagai budaya di Indonesia.

Jitunews.com: Bagaimana mas tinggal dan hidup dengan teman-teman dari berbagai suku?

Andhika: Di sana kita beradaptasi untuk menerima perbedaan, karena di sana banyak siswa-siswa yang datang dari berbagai budaya, suku, agama, dan ras yang berbeda. Ya kami belajar bertoleransi antar sesama. Kita bisa mengenal budaya-budaya Indonesia dari teman-teman kita sendiri. Hal-hal itulah yang membuat saya bertoleransi dengan sesama kita, sesama warga Indonesia di sana.

Jitunews.com: Sebetulnya apa yang diajarkan Taruna Nusantara hingga SMA Taruna Nusantara didaulat sebagai sekolah terbaik di Tanah Air?

Andhika: Selain bidang akademik, kami juga diajarkan soal kepribadian, dan dilatih kekuatan fisiknya. Jadi ada 3 aspek yang diterapkan di sana, tidak hanya akademik yang ditekankan, tapi kesehatan jasmani, dan wawasan nusantara yang diterapkan di sana.

Walhi: Pemerintah Tak Konsisten, Freeport Jadi Berkuasa

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan