logo


Jangan Remehkan Hipertensi, Ini Buktinya!

Hipertensi menjadi faktor penyumbang penyakit terbesar ketiga di Inggris setelah merokok dan pola makan tidak sehat.

3 Mei 2017 06:30 WIB

Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Saat ini banyak warga Inggris mengidap penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi). Pengujian yang dilakukan terhadap lebih dari 19.000 orang di Inggris tahun lalu menemukan lebih dari setengahnya menderita kondisi tersebut.

Untuk diketahui, tekanan darah tinggi meningkatkan risiko penyakit serius serta berpotensi terhadap serangan jantung, stroke, penyakit ginjal dan demensia. Hipertensi menjadi faktor penyumbang penyakit terbesar ketiga di Inggris setelah merokok dan pola makan tidak sehat.

Dari laporan angka NHS (Badan Kesehatan Inggris) terbaru, diperkirakan lebih dari satu dari empat orang dewasa di Negeri Ratu Elizabeth tersebut memiliki riwayat hipertensi, walaupun banyak yang tidak menyadarinya.


5 Langkah Mudah Cegah Hipertensi

Namun, data baru dari LloydsPharmacy menunjukkan bahwa permasalahan sekarang ini justru lebih luas ketimbang hal yang ditakuti.

Selanjutnya, pakar kesehatan memberikan pemeriksaan tekanan darah secara gratis kepada 19.181 orang yang masuk ke dalam kategori tersebut pada tahun 2016. 

Hasilnya, sembilan dari 10 orang yang diuji, yakni 86 persen, memiliki tekanan darah lebih tinggi, dengan 54 persen dipastikan mengidap penyakit hipertensi.

Hanya 13 persen memiliki tekanan darah sehat. Sementara itu, satu persen menderita tekanan darah rendah, demikian laporan Badan kesehatan Inggris.

Yang mengkhawatirkan, lebih dari setengah dari jumlah populasi yang mengidap hipertensi namun tidak memiliki riwayat penyakit tersebut, yang berarti mereka sama sekali tidak menyadari ada yang salah dalam tubuh mereka, sebelum mengikuti cek kesehatan gratis.

Di tempat berbeda, ahli kesehatan dari Inggris, Anshu Bhimbat, dari LloydsPharmacy, mengatakan, "Lebih dari sebagian orang yang kami uji mengidap tekanan darah tinggi yang mengindikasikan bahwa ukuran penyakit itu begitu signifikan."

Sementara itu, merokok, pola makan tidak sehat, dan kurang berolahraga cenderung menyebabkan kondisi tersebut. Sebagian pasien yang diuji memiliki gaya hidup sehat tapi tidak menduga justru mengidap hipertensi.

Sembilan dari 10 orang yang terserang tekanan darah tinggi yaitu orang yang tidak merokok, suka olahraga (minimal selama 150 menit atau seminggu sekali), orang yang minum kurang dari setengah botol alkohol per minggu dan orang yang memiliki berat tubuh ideal.

Hanya sepertiga pasien yang mengidap tekanan darah tinggi yang berasal dari riwayat penyakit jantung keluarganya.

Di kesempatan berbeda, pakar kesehatan kembali memperingatkan bahwa angka di atas menunjukkan bahwa warga dunia seharusnya tidak menganggap remeh hipertensi, yang mampu menyerang siapa saja termasuk orang yang melakoni gaya hidup sehat.

"Banyak faktor yang mempengaruhi hipertensi mulai dari diet hingga pengobatan. Begitu juga asupan makanan seimbang yang sehat dan melakukan olahraga secara teratur menjadi solusi terbaik dalam menjaga kesehatan jantung Anda.

Selain itu, juga penting untuk melakukan pemeriksaan rutin, setidaknya setiap lima tahun sekali, apakah Anda merasa berisiko atau tidak, karena banyak orang tidak ada gejala justru mengidap hipertensi," papar Kate Tylor, ahli kesehatan dari LlyodPharmacy.

Ini Saran Dokter Ahli untuk Mencegah Hipertensi

Halaman: 
Penulis : Ferro Maulana, Nugrahenny Putri Untari