logo


Begini Reaksi Ahok Saat Karangan Bunganya Dibakar Massa May Day

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, menyayangkan aksi pembakarang karangan bunga untuknya itu.

2 Mei 2017 17:15 WIB

Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Jitunews/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama atau Ahok menyayangkan aksi anarkis pembakaran karangan bunga oleh pada peringatan hari buruh internasional.

Ia menilai, karangan bunga itu sebetulnya bisa dijual lagi daripada harus dibakar. "Ya sayang aja dibakar, bisa dijual lagi Rp 50 ribu satunya ke toko bunga,"ujarnya di Balaikota, selasa (2/5).

Suami Veronica Tan itu juga menambahkan, sebetulnya karangan bunga itu merupakan rezeki untuk pasukan orange. Pasalnya, satu karangan bunga yang dijual kembali dapat dihargai sebesar 50 ribu rupiah.


Karangan Bunga Dibakar, Djarot : Saya Prihatin

"Padahal itu kan rezekinya pasukan orange. Saat itu saya sempat ditanyai oleh petugas oranye, pak karangan bunga yang sudah ditumpuk itu mau diapain? Kalian jual saja, dapat Rp 50 ribu kok satu karangan bunga itu," paparnya.

Senada dengan Gubernur, Wakilnya, Djarot Saiful Hidayat juga merasa kecewa lantaran bunga itu tidak salah.

"Salahnya bunga itu apa pada mereka (buruh)," ucap Djarot saat ditemui ditempat yang berbeda.

Habiburokhman Sebut Demam Karangan Bunga untuk Ahok Perbuatan Aneh

Halaman: 
Penulis : Ratna Wilandari