logo


Karangan Bunga Dibakar, Djarot : Saya Prihatin

Djarot menyatakan tidak habis pikir dengan para pembakar karangan bunga lantaran papan bunga tersebut tidak mengandung hal-hal yang menyakiti hati para buruh.

2 Mei 2017 11:10 WIB

Sejumlah massa buruh melakukan aksi bakar karangan bunga untuk Ahok-Djarot pada peringatan Hari Buruh, Senin (1/5/2017).
Sejumlah massa buruh melakukan aksi bakar karangan bunga untuk Ahok-Djarot pada peringatan Hari Buruh, Senin (1/5/2017). Twitter @fadjroeL

JAKARTA, JITUNEWS.COM Demonstran hari buruh Internasional yang melancarkan aksi protesnya di sejumlah titik wilayah DKI Jakarta sempat berbuat ricuh. Saat mereka melintas depan Balaikota DKI, sejumlah karangan bunga untuk Ahok-Djarot dibakar dengan anarkis.

Hal itu membuat Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat bereaksi. Menurutnya, karangan bunga tersebut tidak salah dan tidak menyakiti hati para buruh. Kata-kata yang ada di dalam papan bunga itu juga tidak mengandung unsur sara atau menebar kebencian.

"Salahnya bunga itu pada mereka apa? Apakah ucapan-ucapan itu menyakiti hati mereka? Apakah ucapan-ucapan itu mengandung unsur kebencian, SARA, kan tidak ya," ujar Djarot di Monas, selasa (2/5).


Minta Maaf, FSP LEM Sebut Pembakaran Karangan Bunga Sebagai Aksi Bersih-Bersih

Pihaknya juga menyesalkan aksi anarkis pembakaran karangan bunga tersebut. Pasalnya, demo itu seharusnya berjalan dengan kondusif dan aman.

"Saya prihatin dengan demo yang sebetulnya bisa berjalan dengan damai," katanya.

Ketika ditanya mengenai ketidaksukaan massa terhadap dirinya dan Ahok, saat mencalonkan diri dalam kontestasi Pilkada DKI Jakarta, sehingga demonstran berani membakar karangan bunga untuknya, Djarot mengakui hal tersebut.

"Pasti dong, pasti dong," jelasnya. 

Viral Foto Karangan Bunga "Tamasya Al-Mayday 5/1"

Halaman: 
Penulis : Ratna Wilandari