logo


‘Balas’ Aksi Bakar Bunga, Pendukung Ahok Gelar Aksi Nyalakan Lilin

Para pendukung Ahok-Djarot itu pun meneriakkan yel-yel, "Sirik, sirik, mereka sirik. Mereka sirik, tanda tak mampu."

2 Mei 2017 04:30 WIB

Warga menggelar aksi menyalakan lilin untuk merespon tindakan buruh yang membakar karangan bunga untuk Ahok-Djarot, di seberang Balai Kota di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, 1 Mei 2017.
Warga menggelar aksi menyalakan lilin untuk merespon tindakan buruh yang membakar karangan bunga untuk Ahok-Djarot, di seberang Balai Kota di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, 1 Mei 2017. TEMPO/Maria Fransisca

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Sejumlah warga Jakarta yang menyatakan diri sebagai pendukung Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Djarot Saiful Hidayat, mengaku kecewa dengan aksi pembakaran karangan bunga yang dilakukan massa buruh saat Hari Buruh atau "May Day" Senin (1/5) siang kemarin di depan Gedung Balai Kota Jakarta.

Sebagai tindakan ‘balasan’, pendukung Ahok-Djarot pun menggelar aksi menyalakan lilin sambil mengelilingi Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (1/5) malam.

Ada Petisi ‘Ahok For Bali 1’, Ratna: Kasihan Aja Kalau Sampe Kalah Lagi


Karangan Bunga untuk Ahok Ditulisi 'Buruh Berkuasa'

"Mana suara buat Badja?" teriak seorang perempuan berbaju kotak-kotak yang langsung dijawab dengan teriakan meriah oleh para pendukung Ahok-Djarot. 

‘Sambut’ Vonis Ahok, GNPF-MUI Bakal Gelar Aksi Bela Islam 55

Para pendukung Ahok-Djarot itu pun meneriakkan yel-yel, "Sirik, sirik, mereka sirik. Mereka sirik, tanda tak mampu." Mereka juga menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Maju Tak Gentar.

Massa Buruh Pembakar Karangan Bunga Ahok-Djarot Telah Tandatangani Kontrak Politik dengan Anies-Sandi

"Ini bentuk prihatin pembakaran karangan bunga. Kita nggak setuju cara seperti itu. Marilah kita fair saja. Apapun yang kami lakukan, status Pak Ahok tak lagi berubah, nggak ada Pilkada ulang," ungkap salah seorang peserta aksi, Rusli, di depan Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (1/5) malam.

Tanggapi Cuitan Marissa Haque, Ade Armando: Kalau Hati Sudah Dengki, Fitnah Apapun Akan Dipercaya

Sementara itu, Anna, salah seorang warga yang hadir dalam aksi menyalakan lilin tersebut menyampaikan bahwa aksi yang dilakukannya bersama relawan lainnya merupakan aksi spontanitas yang tanpa direncanakan sebelumnya.

Pakai Dana Donasi Buat Beli Fortuner dan iPhone 7, Akun @cakbudi_ Dibully Warganet

"Ini spontanitas saja. Saat di media sosial beredar kabar pembakaran karangan bunga, ada relawan yang bilang untuk kumpul di sini jam 19.00 WIB. Ya begitu langsung tersebar cepat info untuk aksi ini," tukas Anna.

Sambil Tertawa, Ruhut Sebut Pelaku Pembakar Karangan Bunga Ahok Itu…

Di kesempatan berbeda, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pun mengaku prihatin atas aksi oknum buruh yang membakar karangan bunga untuknya di depan Balai Kota DKI Jakarta. Pasalnya kata Ahok, bekas karangan bunga bisa dijual kembali ke toko bunga.

Habib Rizieq Cs Diancam Dibunuh, MUI Bereaksi

"Sayang saja. Karena papan bunga bekas bisa dijual Rp 50 ribu ke toko bunga kembali. Malahan katanya bisa Rp 100 ribu jika sampai ditoko bunganya dan masih bagus dan buat dipakai lagi," ungkap Ahok, dikutip dari detikcom, Senin (1/5) malam.

Viral Foto Karangan Bunga "Tamasya Al-Mayday 5/1"

Halaman: 
Penulis : Riana