logo


Buruh Ancam Bakar Balaikota, Jika Anies-Sandi ...

Massa aksi demo buruh membakar karangan bunga untuk Ahok. Mereka menilai, rezim Ahok-Djarot tak dapat menaikan UMP.

1 Mei 2017 16:55 WIB

Foto Anies-Sandi di Sampul Majalah Nasional\n\n
Foto Anies-Sandi di Sampul Majalah Nasional google

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Massa aksi demo buruh membakar sejumlah karangan bunga untuk Ahok-Djarot. Mereka menilai, aksi itu sebagai bentuk protes lantaran selama Ahok menjabat, Ia tidak bisa menaikan UMP.

Hal itu dibenarkan oleh Idrus, Ketua Umum DPP FSP LEM SPSI, DKI Jakarta. Menurutnya, pembakaran papan bunga untuk Ahok merupakan pembersihan dan sebagai simbol aksi protes mereka lantaran Gubernur DKI yang saat ini menjabat tidak dapat menaikan UMP.

Sambil Tertawa, Ruhut Sebut Pelaku Pembakar Karangan Bunga Ahok Itu…


Organisasi Buruh Dukung Anies-Sandi, Karangan Bunga untuk Ahok Dibakar

"Rezim Ahok kemarin tidak bisa menaikan upah buruh. Kalah sama daerah. Artinya kemarin layak dikalahkan," katanya, senin (1/5).

Habib Rizieq Cs Diancam Dibunuh, MUI Bereaksi

Sementara itu, Ia mengaku, organisasi buruhnya merupakan pendukung dari Anies - Sandi yang dianggap dapat menampung aspirasi dan tuntutan mereka terutama dalam menaikan UMP.

Dibakar Lalu Dijadikan Payung Saat Hujan, Malang Benar Nasib Karangan Bunga Ahok-Djarot Hari Ini

Idrus, mengungkapkan pihaknya juga sudah mempunyai kontrak politik dengan Anies-Sandi. Jika gubernur terpilih nantinya tidak menepati janji-janji kampanye itu, maka Idrus dan organisasinya tidak segan-segan akan membakar Balaikota.

Soal Isu Perselingkuhannya dengan Raffi Ahmad, Ayu Ting-ting : Kalau Mau Membenci Saya Silahkan

Massa Buruh Pembakar Karangan Bunga Ahok-Djarot Telah Tandatangani Kontrak Politik dengan Anies-Sandi

"Alhamdulilah mudah-mudahan dengan Gubernur baru bisa membuat buruh lebih sejahtera. Kita kawal gubernur baru. Kalau memang mereka tidak punya komitmen kita gempur habis-habisan. Kalau nanti mereka tidak berkomitmen, kita bakar Balaikota," tegasnya.

Karangan Bunga untuk Ahok Ditulisi 'Buruh Berkuasa'

Halaman: 
Penulis : Ratna Wilandari