logo


Pengamat Formappi Sebut Fahri Hamzah Ingin Lemahkan KPK

Lucius menilai sikap Fahri tersebut telah direncanakan sebelumnya.

29 April 2017 14:22 WIB

Fahri Hamzah.
Fahri Hamzah. dok. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus, menilai banyak kejanggalan yang ditemukan saat sidang paripurna DPR RI mengesahkan hak angket KPK.

Menurutnya, hal itu terlihat dari jumlah peserta sidang yang tidak mencapai setengah dari forum sidang sampai adanya sikap saling bertolak belakang antar fraksi dengan anggotanya yang ada di DPR.

"Itu dagelan," ujar Lucius saat menjadi pembicara diskusi publik di Gado-Gado Boplo, Menteng, Jakarta, Sabtu (29/4).


4 Fraksi Tak Setuju Hak Angket KPK, Masinton: Politik Kemunafikan

Dalam hal ini, Lucius juga mempertanyakan sikap Fahri Hamzah yang mengetuk palu persetujuan hak angket KPK di saat yang sama ada sejumlah anggota yang berjuang untuk melakukan interupsi.

"Bagaimana bisa Fahri hamzah berpikiran dalam ruang paripurna bersikap sama. Palu yang memang merupakan kewenangannya dijadikan alat percepat proses," tanyanya.

Oleh karena itu, Lucius menilai sikap Fahri tersebut telah direncanakan sebelumnya. Sikap Fahri tersebut juga dinilai sebagai bentuk perwakilan dari suara-suara agar KPK dilemahkan kedudukannya.

"Ketika dipimpin Fahri dan prosesnya seperti itu memang mudah dijelaskan, dengan begitu banyak penolakan pun ketika Fahri sudah punya keputusan sendiri sebelum paripurna maka tetap diketuk palu," tukasnya.

Nizar Zahro: Gerindra Tetap Bersikukuh Tolak Hak Angket KPK

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Nugrahenny Putri Untari