logo


Begini Respon Ade Armando Soal Petisi 'Ahok Tidak Menista Agama'

Muncul Petisi 'Ahok Tidak Menista Agama' sejak tanggal 25 april 2017

28 April 2017 14:36 WIB

Dosen Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia, Ade Armando.
Dosen Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia, Ade Armando. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Muncul petisi 'Ahok Tidak Menista Agama' pada laman ahoktidakmenistaagama.com sejak tanggal 25 april 2017. Hal itu diduga dipicu oleh sidang tuntutan kasus penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Dalam tuntutan itu, ia diduga melanggar pasal 156 KUHP dengan hukuman satu tahun penjara dengan dua tahun masa percobaan. Rencananya vonis akan dibacakan pada tanggal 9 Mei 2017. Terkait petisi itu, pengamat politik dari Universitas Indonesia, Ade Armando, angkat bicara.

"Kawan-kawan, tolong bantu tanda tangani pernyataan bersama yang akan diajukan ke majelis hakim bahwa 'Ahok Tidak menista Agama', Linknya saya sertakan, Terima kasiiiiiih," kata Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia itu, Jumat (28/4).


Pakar Hukum Harap Kasus Dugaan Penistaan Agama Dihentikan Sementara untuk Buka Kasus Penyadapan

Sementara itu, dari pantauan Jitunews.com, hingga berita ini diturunkan, petisi tersebut telah didukung oleh 13.698.000 orang. Dalam petisi itu, ada 8 tuntutan yang ditujukan kepada Majelis Hakim sidang kasus penistaan agama tersebut.

Salah satu isi dari tuntutan itu adalah dari pidato Ahok pada tanggal 27 September 2016 di Kepulauan Seribu tidak ada pernyataan permusuhan, kebencian dan penghinaan terhadap suatu golongan rakyat Indonesia tertentu atas dasar SARA.

 

Kata Fahri Hamzah Soal Kasus Penistaan Agama: Sandiwara Panjang

Halaman: 
Penulis : Ratna Wilandari