logo


Anies Minta Ahok Selesaikan Program yang Belum Tuntas

Pasangan petahana Ahok-Djarot memang dalam masa tenang Pilkada DKI putaran kedua menjalankan program bedah rumah bagi masyarakat miskin di Ibu Kota.

28 April 2017 03:30 WIB

Anies Baswedan.
Anies Baswedan. pks-jakarta.or.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, meminta Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menyelesaikan janji dan program yang telah dilaksanakan. Salah satunya adalah program bedah rumah yang dijalankan Ahok saat masa Pilkada DKI Jakarta.

"Kan karena belum ada pergantian gubernur, apapun yang menjadi pekerjaan yang belum selesai, ya diselesaikan," kata Anies di Jakarta Selatan, Kamis (27/4).

Yakin Rizieq dan Firza Terlibat Percakapan Porno, Kapolda: Kalau Tidak Mereka, Siapa?


Ada 'Pasukan Pelangi' Saat Pemprov DKI Resmikan Program Bedah Rumah

Pasangan petahana Ahok-Djarot memang pada masa tenang Pilkada DKI Jakarta putaran kedua menjalankan program bedah rumah bagi masyarakat miskin di Ibu Kota. Pasangan Anies-Sandi melalui tim kampanyenya pun sempat mempersoalkan program tersebut karena dinilai sebagai kampanye terselubung.

Tim Anies-Sandi Sayangkan Status Facebook Anak Luhut Pandjaitan

Seperti diketahui, setelah dirinya aktif kembali menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, mengaku akan menggalakkan program bedah rumah, yakni melakukan pembenahan pada pemukiman-pemukiman warga Jakarta yang dinilai tidak layak huni.

Hari Ini, GNPF MUI Gelar Aksi Lagi Tuntut Ahok Dihukum Berat

Hal itu disampaikan Djarot karena ia merasa tidak mampu mewujudkan program seperti yang digagas rivalnya dalam kontestasi Pilkada DKI Jakarta, Anies-Sandi, yakni program rumah murah dengan DP (uang muka) nol persen. Menurutnya, saat ini yang paling mungkin dilakukannya adalah membangun hunian vertikal dan menjalankan program benah rumah tersebut.

Djarot dan Agus Yudhoyono Kembali Berduel di Pilkada Jawa Timur?

"Terus terang kami gak bisa menyediakan rumah dengan harga Rp 350 juta di Jakarta dengan DP nol persen. Kami selalu sampaikan, untuk  membangun perumahan layak huni di Jakarta, caranya bangun secara vertikal. Kalau mau rumah tapak, bisa di pinggir Jakarta, rusun bisa digunakan kos, apartemen harga kos," tutur Djarot di hadapan ratusan warga Jakarta Timur, Selasa (4/4) kemarin.

Tim Anies-Sandi Sayangkan Status Facebook Anak Luhut Pandjaitan

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan