logo


Novel Baswedan Jalani Empat Tindakan Medis Hari Ini

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, menyampaikan kondisi terkini Novel yang disebut sudah semakin membaik meski belum ada perubahan yang signifikan.

27 April 2017 14:56 WIB

Penyidik KPK Novel Baswedan yang keluar dari RS Mitra Keluarga untuk dipindahkan ke RS Eye Center.
Penyidik KPK Novel Baswedan yang keluar dari RS Mitra Keluarga untuk dipindahkan ke RS Eye Center. Dok. Jawapos.com

SINGAPURA, JITUNEWS.COM - Penyidik senior KPK, Novel Baswedan, masih menjalani proses pengobatan usai mengalami insiden penyiraman air keras di wilayah sekitar rumahnya pada tanggal 11 April yang lalu. Dua pekan sudah Novel dirawat di Singapura.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, menyampaikan kondisi terkini Novel yang disebut sudah semakin membaik meski belum ada perubahan yang signifikan.

"Untuk mata kiri belum ada perkembangan," kata Febri, Kamis (27/4/2017).


Kepolisian Tegaskan Akan Serius Tangani Kasus Novel Baswedan

Meski demikian, Febri mengungkapkan jaringan pada bagian putih mata kanan Novel telah menyentuh kornea. Novel juga diketahui sudah mampu membaca huruf meski masih dalam ukuran besar.

Selain itu, Febri menyebut ada garis kalsium pada mata kiri sepupu Anies Baswedan tersebut. Nantinya penanganan terhadap garis kalsium ini akan dilakukan dengan metode pengobatan yang berbeda.

"Ada garis kalsium di mata kiri. Hal ini akan segera ditangani dengan obat terpisah," katanya lagi.

Tim dokter akan melakukan empat tindakan medis pada Novel hari ini: analisis langsung terhadap dua bola mata secara manual, tes kondisi mata menggunakan indikator warna, pemberian eye drop, dan pengecekan tekanan mata.

Febri berharap kondisi Novel dapat segera membaik dan pelaku penyiraman air keras kepada Novel dapat segera tertangkap. 

Novel dibawa berobat ke Singapura setelah sebelumnya mendapat penanganan di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading dan RS Jakarta Eye Center (JEC).

Dilepaskan, Dua Orang Pengintai Novel Baswedan Itu Ternyata...

Halaman: 
Penulis : Nugrahenny Putri Untari