logo


SKK Migas Harus Tindaklanjuti Temuan BPK

SKK Migas Harus Tindaklanjuti Temuan BPK

21 April 2014 09:52 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM – Satuan Kerja Khusus Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) harus serius  melaksanakan rekomendasi dan menindaklanjuti temuan BPK berkaitan tidak patuhnya Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) sektor migas terhadap ketentuan cost recovery dan perpajakan yang menyebabkan  negara kehilangan pendapatan sekitar Rp 994,8 miliar.

Desakan itu disampaikan anggota DPR RI Komisi VII dari FPPKS Rofi' Munawar dalam siaran persnya yang diterima JITUNEWS.COM. “Permasalahan cost recovery senantiasa terjadi setiap tahun,  yang paling sering adalah terkait kontraktor kontrak kerjasama (KKKS) yang memasukkan biaya di luar proses produksi kepada perhitungan cost recovery.  Jika itu benar terjadi maka SKK Migas harus memperbaiki mekanisme dan sistem yang ada,“ ujarnya.

BPK pekan lalu menyerahkan Ikhtisar Hasil Pemeriksaaan Semester (IHPS) II  tahun 2013 kepada Dewan Perwakilan Daerah (DPD). BPK menemukan adanya ketidakpatuhan delapan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) terhadap ketentuan cost recovery dan perpajakan yang mengakibatkan kekurangan penerimaan negara sebesar Rp994,8 miliar.(wh)
 
 

UU Minerba Menuai Protes Dalam dan Luar Negeri

Halaman: 
Penulis :
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex