logo


Sandiaga Uno Unggah Video 'double date' dengan Djarot, Netizen Gagal Fokus ke Botol Minum

Sebagian warganet mengira jika botol minuman yang ada di video makan malam Sandi dan Djarot beserta Istri itu adalah miras

27 April 2017 14:09 WIB

Sandiaga Uno beserta istri, Nur Asia mengadakan makan malam romantis dengan Djarot dan istrinya, Happy Farida.
Sandiaga Uno beserta istri, Nur Asia mengadakan makan malam romantis dengan Djarot dan istrinya, Happy Farida. Instagram @sandiuno

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Salahudin Uno, beserta istri, Nur Asia, mengadakan makan malam romantis dengan Djarot dan istrinya, Happy Farida di salah satu restoran pada hari Rabu malam (26/4).

Acara 'double date' itu diunggah ke akun instagram resmi @sandiuno dengan caption "Makan malam dengan pak Djarot dan istri sembari diiringi lagu Gito Rollies berjudul Cinta yang Tulus. Adem kan liatnya kalau saya dan pak Djarot bisa duduk bareng sambil berdiskusi santai. Kami pun juga ingin seluruh pendukung yang berseberangan dalam menentukan pilihan di Pilkada kemarin, sekarang mengakhiri perbedaan itu dan bersatu mewujudkan Jakarta yang maju kotanya & bahagia warganya", tulis Sandi.

Dalam unggahan video tersebut, Sandiaga dan Djarot begitu menikmati suasana romantis bersama istri masing-masing. Namun, netizen justru gagal fokus dengan botol minuman yang ada di meja mereka. Banyak warganet yang memberikan komentar tentang botol minum itu lantaran dikira sebagai miras.


Sandiaga Ajak Ketemu Sylvi dan Djarot

"Air mineral. Ya minimarket banyak. Ya kalau orang ndeso ya dikira minuman keras hahahaha," tulis @antonius_novi

"Biasa liat air mineral kemasan plastik pak... Jadi pada salah fokus di sangka beer. hohoho," kata @sifa.fst87

"Pasti byk yg salah fokus sama botol equil," ungkap @andrisnaldy

Sementara itu, dari pantauan Jitunews.com hingga berita ini diturunkan, postingan video makan malam romantis itu mendapatkan komentar sebanyak 1.632 orang.

Ahok-Djarot Dihadiahi Ribuan Karangan Bunga, Komentar Sandiaga?

Halaman: 
Penulis : Ratna Wilandari